Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Dorong UMKM Samarinda Tak Sekadar Bertahan, tetapi Harus Naik Kelas

D
Penulis: Denny Saputra❯
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi. DOK/KP
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi. DOK/KP

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Samarinda didorong tidak hanya berorientasi pada keberlangsungan usaha. Pemkot Samarinda juga perlu memastikan pelaku UMKM mampu meningkatkan keuntungan, memperluas pasar, hingga mengembangkan skala bisnisnya.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi dalam kegiatan Bincang UMKM di Baperida Samarinda, Kamis (5/11). Menurutnya, keberhasilan pembinaan UMKM harus diukur dari peningkatan omzet dan kemampuan usaha untuk berkembang.

“Jadi, pemerintah kota harus memastikan UMKM tidak hanya bisa bertahan, tetapi bagaimana mereka tetap mendapatkan keuntungan dan naik kelas,” ujarnya.

Advertisement

Dia menjelaskan, peningkatan omzet juga perlu diikuti dengan bertambahnya tenaga kerja serta semakin luasnya jangkauan pemasaran produk lokal. Salah satu peluang yang bisa didorong adalah membuka akses produk UMKM ke jaringan ritel modern, mulai dari tingkat kota hingga provinsi.

“Tidak perlu muluk-muluk sampai seluruh Indonesia. Kalau produk UMKM bisa masuk ke gerai Indomaret se-Samarinda saja, itu sudah sangat membantu,” jelasnya.

Advertisement

Menurutnya, DPRD melalui Komisi II juga akan mengawal dukungan anggaran bagi pengembangan UMKM. Dia mengaku telah membicarakan hal tersebut dengan Wali Kota Samarinda agar alokasi anggaran tetap diperkuat meski pemerintah tengah melakukan efisiensi.

“Anggaran UMKM ini harus diperkuat. Di tengah efisiensi, memang tidak perlu besar-besar amat, tetapi harus tetap tersedia agar mereka bisa berkembang dan berkegiatan,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Omzet UMKM Binaan BI Kaltim Naik 37,98 Persen, MoU Ekspor Tembus Rp 15,1 Miliar

Omzet UMKM Binaan BI Kaltim Naik 37,98 Persen, MoU Ekspor Tembus Rp 15,1 Miliar

Omzet 50 UMKM binaan BI Kaltim naik 37,98 persen sepanjang 2026. MoU ekspor capai Rp 15,1 miliar melalui program Digital Kaltimpreneur.

Kredit UMKM Balikpapan Tumbuh 0,34 Persen, NPL Turun Jadi 3,6 Persen

Kredit UMKM Balikpapan Tumbuh 0,34 Persen, NPL Turun Jadi 3,6 Persen

Kredit UMKM di Balikpapan tumbuh 0,34 persen menjadi Rp12,88 triliun pada triwulan III 2026. NPL turun ke 3,6 persen.

Sangatta Selatan Inventarisasi UMKM, Bidik Madu Kelulut hingga Amplang Jadi Primadona

Sangatta Selatan Inventarisasi UMKM, Bidik Madu Kelulut hingga Amplang Jadi Primadona

Pemkab Sangatta Selatan mendata ulang UMKM untuk memetakan produk unggulan lokal seperti madu kelulut dan amplang agar pembinaan terarah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer