DPRD Dorong UMKM Samarinda Tak Sekadar Bertahan, tetapi Harus Naik Kelas

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Samarinda didorong tidak hanya berorientasi pada keberlangsungan usaha. Pemkot Samarinda juga perlu memastikan pelaku UMKM mampu meningkatkan keuntungan, memperluas pasar, hingga mengembangkan skala bisnisnya.
Dorongan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi dalam kegiatan Bincang UMKM di Baperida Samarinda, Kamis (5/11). Menurutnya, keberhasilan pembinaan UMKM harus diukur dari peningkatan omzet dan kemampuan usaha untuk berkembang.
“Jadi, pemerintah kota harus memastikan UMKM tidak hanya bisa bertahan, tetapi bagaimana mereka tetap mendapatkan keuntungan dan naik kelas,” ujarnya.
Dia menjelaskan, peningkatan omzet juga perlu diikuti dengan bertambahnya tenaga kerja serta semakin luasnya jangkauan pemasaran produk lokal. Salah satu peluang yang bisa didorong adalah membuka akses produk UMKM ke jaringan ritel modern, mulai dari tingkat kota hingga provinsi.
“Tidak perlu muluk-muluk sampai seluruh Indonesia. Kalau produk UMKM bisa masuk ke gerai Indomaret se-Samarinda saja, itu sudah sangat membantu,” jelasnya.
Menurutnya, DPRD melalui Komisi II juga akan mengawal dukungan anggaran bagi pengembangan UMKM. Dia mengaku telah membicarakan hal tersebut dengan Wali Kota Samarinda agar alokasi anggaran tetap diperkuat meski pemerintah tengah melakukan efisiensi.
“Anggaran UMKM ini harus diperkuat. Di tengah efisiensi, memang tidak perlu besar-besar amat, tetapi harus tetap tersedia agar mereka bisa berkembang dan berkegiatan,” pungkasnya. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




