Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Murah Meriah! Ini Serunya Wisata Akhir Pekan di Islamic Center Samarinda

A
Penulis: Ainur Rofiah❯
MURAH MERIAH: Pengunjung Islamic Center Samarinda bisa memanfaatkan pelataran untuk beristirahat, berfoto, beribadah, serta menikmati kuliner UMKM.
MURAH MERIAH: Pengunjung Islamic Center Samarinda bisa memanfaatkan pelataran untuk beristirahat, berfoto, beribadah, serta menikmati kuliner UMKM.

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Masjid Islamic Center Samarinda menjadi salah satu destinasi wisata religi dan keluarga yang paling banyak dikunjungi warga pada akhir pekan. Selain tidak dikenakan tiket masuk, lokasinya yang dekat dengan permukiman warga menjadi alasan utama masyarakat memilih berkunjung ke kawasan tersebut.

Berdasarkan pantauan pada Sabtu (7/11) sore, halaman Masjid Islamic Center dipadati pengunjung dari berbagai kalangan. Pengunjung memanfaatkan pelataran masjid untuk beristirahat, berfoto, beribadah, serta menikmati kuliner UMKM yang membuka gerai di area parkir.

Salah seorang pengunjung, Siti Rahmawati (38), warga Jalan Siradj Salman, Samarinda, mengaku hampir setiap akhir pekan mengajak anaknya berkunjung ke Islamic Center. Alasannya, lokasi tersebut dekat dari rumah dan biaya yang dikeluarkan relatif murah.

Advertisement

"Dekat saja dari rumah, naik motor paling 10 menit sudah sampai. Di sini tidak ada tiket masuk, paling cuma bayar parkir Rp2.000," ujar Siti saat ditemui di halaman masjid. Menurut Siti, jika mengunjungi tempat wisata lain, ia harus mengeluarkan biaya tiket masuk per orang ditambah biaya jajan anak. Sementara di Islamic Center, uang di bawah Rp100.000 sudah cukup untuk berwisata bersama anaknya.

"Kalau ke tempat wisata lain, belum masuk saja sudah bayar tiket per orang, belum jajan anak. Kalau di sini, uang Rp50.000 saja sudah cukup buat jajan berdua," katanya. Selama berkunjung, Siti biasanya duduk di pelataran sambil menikmati pemandangan Sungai Mahakam, sementara anaknya bermain di area terbuka.

Advertisement

Ia juga kerap melaksanakan salat terlebih dahulu di dalam masjid sebelum berkeliling kawasan. "Ya duduk-duduk di pelataran sambil lihat Mahakam, anak saya main lari-larian. Kadang salat dulu di dalam, terus keluar jajan. Di sini kan sekarang banyak UMKM, jadi ramai," ujarnya.

Anaknya, Nabila (9), mengaku senang diajak ke Islamic Center. Dia dapat bermain, jajan es krim, dan melihat burung di sekitar kawasan masjid. "Senang! Bisa main, bisa jajan es krim, bisa lihat burung. Besok mau ke sini lagi sama Mama," kata Nabila.

Siti berharap pengelola terus menjaga kebersihan kawasan, terutama pada Minggu sore saat jumlah pengunjung meningkat. Ia juga berharap jumlah tempat sampah ditambah agar kawasan tetap nyaman.

"Harapannya tempatnya dijaga terus kebersihannya, tempat sampahnya ditambah. Soalnya kalau Sabtu sore ramai banget. Tapi sejauh ini kami senang, apalagi karena dekat dan murah. Jadi tidak perlu jauh-jauh liburan," tuturnya.

Masjid Islamic Center Samarinda merupakan masjid terbesar kedua di Asia Tenggara. Kawasan masjid terbuka untuk umum dari berbagai kalangan, tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk wisata religi, bersantai, dan menikmati kuliner.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Raih Lontar dan Lestari Award, Pemkot Samarinda Perkuat Sinergi dengan Pers

Raih Lontar dan Lestari Award, Pemkot Samarinda Perkuat Sinergi dengan Pers

Pemkot Samarinda raih Lontar dan Lestari Award dari SPS. Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri tegaskan komitmen sinergi dengan insan pers.

DPRD Samarinda Minta Proyek Estetika Pasar Pagi Dihentikan

DPRD Samarinda Minta Proyek Estetika Pasar Pagi Dihentikan

DPRD Samarinda minta Pemkot hentikan sementara proyek estetika Pasar Pagi karena dinilai menutup akses utama toko warga.

OASE III 2026 Resmi Ditutup: UINSI Samarinda Sabet Dua Penghargaan Nasional

OASE III 2026 Resmi Ditutup: UINSI Samarinda Sabet Dua Penghargaan Nasional

UINSI Samarinda raih dua penghargaan nasional di OASE III 2026 Yogyakarta. Prestasi bidang riset dan agama perkuat daya saing mahasiswa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer