Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tutup 2025 dengan Refleksi, Samarinda Sambut Awal 2026 dengan Doa Bersama, Intip Meriahnya

M Hafiz Alfaruqi • Kamis, 1 Januari 2026 | 07:48 WIB
REFLEKSI: Warga memadati Amphitheater Teras Samarinda saat Peringatan Malam Tahun Baru 2026 dan Doa Bersama Lintas Agama, Kamis (1/1) dini hari. HAFIZ/KP
REFLEKSI: Warga memadati Amphitheater Teras Samarinda saat Peringatan Malam Tahun Baru 2026 dan Doa Bersama Lintas Agama, Kamis (1/1) dini hari. HAFIZ/KP

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Pemkot Samarinda menggelar peringatan malam tahun baru 2026 dengan doa bersama lintas agama di Amphitheater Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada, Kamis (1/1) dini hari. Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi akhir tahun sekaligus penguatan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan, pergantian tahun merupakan waktu yang tepat untuk menutup perjalanan 2025 dengan refleksi mendalam. Selama satu tahun terakhir, berbagai cerita, perjuangan, capaian, hingga tantangan telah dilalui bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kita melepas tahun dengan berbagai kisah dan perjuangan. Ada capaian positif yang patut kita syukuri, namun juga ada tantangan dan kelemahan yang harus dicatat sebagai bahan perbaikan ke depan,” ujarnya, Kamis (1/1).

Memasuki 2026, tantangan tidak akan semakin ringan. Namun, dengan semangat kebersamaan, Samarinda diyakini mampu terus melangkah maju. Menurutnya, filosofi Sungai Mahakam yang terus mengalir mengajarkan kekuatan, keteguhan, dan konsistensi dalam membangun kota.

“Kami belajar dari arus Sungai Mahakam untuk menjadi kuat. Kita terus membangun persatuan lintas agama dan lintas suku bangsa, agar kebersamaan dan persatuan semakin kokoh,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan perayaan malam tahun baru, AH menyebut kegiatan itu dikemas secara sederhana dan reflektif. Momentum pergantian tahun dimanfaatkan untuk melepas 2025 dengan seluruh pencapaian dan tantangan, sekaligus meneguhkan tekad bersama menyongsong 2026.

“Kami ingin 2026 Samarinda semakin berdaya saing, ekonomi warganya meningkat, kekuatan sosialnya makin kokoh, dan kebersamaan di atas keberagaman semakin solid,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak, mulai pemerintah daerah, TNI-Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (forkopimda), hingga seluruh elemen masyarakat dalam membangun Samarinda. “Kota Samarinda adalah rumah bersama. Karena itu, kolaborasi pemerintah, TNI-Polri, forkopimda, dan masyarakat harus terus diperkuat untuk membangun kota ini secara bersama-sama,” tegasnya.

Sementara itu, situasi perayaan malam tahun baru di Teras Samarinda berlangsung aman dan kondusif. Pemkot Samarinda memilih untuk menghindari penggunaan kembang api dan petasan secara berlebihan, sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban dan keselamatan.

“Alhamdulillah, perayaan dapat berlangsung sederhana, biaya tidak mahal, aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada peristiwa menonjol, karena Samarinda sudah terlatih untuk selalu mensolidkan kekuatan sosial, termasuk dalam perayaan malam tahun baru,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#tahun baru #2026 #Teras Samarinda