KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Fasilitas driving range di kompleks GOR Segiri, Kecamatan Samarinda Kota, kini telah selesai dibangun. Proyek yang dimulai dua tahun lalu ini diharapkan segera dapat dimanfaatkan setelah proses administrasi dan pengelolaan selesai. Namun, Pemkot Samarinda masih membahas skema penggunaan fasilitas tersebut.
Pembangunan yang selesai pada akhir 2025 ini kini memasuki tahap finalisasi. Hendra Irawan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda, memastikan seluruh pekerjaan fisik telah selesai sesuai rencana.
“Fasilitas sudah selesai, pekerjaan fisik selesai di Desember 2025 dan akan diserahkan ke aset BPKAD. Pengelolaannya akan ditentukan Sekda,” ujarnya, Minggu (18/1/2026).
Baca Juga: Ramalan Harga Emas di Tengah Perang Dagang dan Gejolak Global Pekan Ini
Hendra menjelaskan bahwa tidak ada pekerjaan lanjutan yang bersifat mendesak. Meski demikian, ada kemungkinan tambahan sarana dan prasarana, seperti pagar pengaman, yang bisa diusulkan pada tahun ini.
Fasilitas Modern dengan Teknologi Canggih
Driving range GOR Segiri dirancang untuk memenuhi standar fasilitas olahraga modern. Tidak hanya menyediakan bay pukulan, tetapi juga dilengkapi dengan teknologi digital terkini. Setiap bay dilengkapi dengan perangkat launch monitor, radar swing, kamera analisis gerakan, serta perangkat lunak statistik untuk memantau dan menganalisis performa pemain secara real-time.
Baca Juga: Jeda Liga Dimanfaatkan Persebaya Jelang Putaran Kedua, Fokusnya Bukan Sekadar Menang
Sebanyak 32 bay telah disiapkan di fasilitas ini, termasuk dua ruang VIP. Rinciannya, 16 bay terletak di lantai bawah, termasuk ruang VIP, dan sisanya berada di lantai atas. Area pukulan sendiri dirancang sepanjang 194 meter dengan net pembatas setinggi 40 meter, menjamin keamanan dan kenyamanan para pengguna.
Biaya Pembangunan dan Asal Usul Lokasi
Pembangunan driving range ini menelan biaya Rp 61,8 miliar yang dianggarkan dalam dua tahun anggaran. Sebesar Rp 27,9 miliar pada 2024 dan Rp 33,9 miliar pada 2025. Sebelumnya, area ini merupakan kolam renang dan lapangan softball yang kini telah dialihfungsikan.
Baca Juga: Viral! Respons Bahlil Lahadalia saat Dijadikan Meme, Tertawa dan Ikut Joget
Meski sudah rampung, Pemkot Samarinda masih menunggu keputusan resmi mengenai pengelolaan fasilitas ini. Setelah proses administrasi aset selesai, penunjukan pengelola akan dilakukan oleh Sekda. (*)
Editor : Ery Supriyadi