Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tak Hanya Disdikbud Samarinda, Diskominfo Mempersiapkan Aplikasi untuk SPMB

M Hafiz Alfaruqi • Kamis, 26 Februari 2026 | 16:57 WIB

MEMBEDAKAN: Disdikbud membedakan jadwal SPMB antara SD dan SMP di Samarinda.
MEMBEDAKAN: Disdikbud membedakan jadwal SPMB antara SD dan SMP di Samarinda.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda Suparmin menyebut, pengembangan aplikasi SPMB 2026 masih terus dilakukan. Pihaknya menunggu juknis final dari Disdikbud untuk penyempurnaan sistem.

"Masih kami kembangkan. Kami menunggu juknis Disdikbud, jadi masih tahap persiapan," jelasnya.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang sepenuhnya dikelola Disdikbud, tahun ini pengembangan aplikasi dilakukan secara kolaboratif dengan Diskominfo. Sistem akan dioptimalkan berbasis cloud untuk mengantisipasi lonjakan akses saat pendaftaran dibuka.

"Kendala biasanya soal jaringan dan akses yang banyak sekaligus. Kami usahakan semuanya berbasis cloud supaya tidak loading lama," katanya.

Untuk menghindari potensi crash akibat puluhan ribu pengguna mengakses secara bersamaan, pendaftaran SD dan SMP direncanakan tidak dibuka pada hari yang sama.

"Tetap satu aplikasi, tapi penjadwalannya berbeda. Misalnya SD dulu, selisih tiga atau empat hari baru SMP. Supaya load sistemnya berkurang," terang Suparmin.

Hal senada ditegaskan Asli, terkait pemisahan jadwal menjadi langkah teknis agar aplikasi tetap stabil. “Kalau jadi satu waktu, bisa puluhan ribu yang mengakses yang mengakibatkan server overload. Jadi kemungkinan dipisah tanggalnya,” imbuhnya.

Terkait pembentukan tim pengawas SPMB 2026, Disdikbud memastikan peran pengawasan tetap dipimpin Inspektorat, seperti tahun lalu.

"Leader-nya tetap inspektorat. Untuk tim pengawas juga dari inspektorat dan melibatkan kepolisian serta kejaksaan. Persis seperti tahun lalu,” tegasnya.

Laporan temuan selama proses SPMB pun tetap diarahkan ke inspektorat sebagai koordinator pengawasan. Selain SPMB, Disdikbud juga memastikan pengadaan LKPD berjalan sesuai rencana. Sumber buku dan anggaran telah disiapkan dalam perubahan anggaran sebelumnya.

"LKPD proses berjalan, tidak ada masalah. Source bukunya sudah kita siapkan. LKPD tersebut akan dibagikan secara gratis kepada siswa, sama seperti kebijakan tahun lalu," pungkasnya. (*)

 

Editor : Dwi Restu A
#spmb #disdikbud #aplikasi #2026 #diskominfo