SAMARINDA-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Samarinda kembali menggelar kegiatan sosial melalui program Tebar Senyum Relawan (TSR) tahun ke 10, pada Ramadan tahun ini.
Melalui kegiatan tersebut, puluhan anak yatim dan dhuafa diajak berbelanja kebutuhan pakaian Lebaran di Samarinda Square, Jalan M Yamin, Kecamatan Samarinda Ulu Senin (9/3). Program ini menjadi bentuk kepedulian relawan PMI untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak kurang mampu menjelang Idulfitri.
Kegiatan diawali dengan pengumpulan peserta di markas PMI Kota Samarinda Jalan Polder Air Hitam, sebelum diberangkatkan menuju pusat perbelanjaan menggunakan kendaraan panitia. Selama kegiatan berlangsung, anak-anak didampingi relawan PMI, dilanjutkan buka puasa bersama.
Baca Juga: Disdag Samarinda Siapkan Pembagian Kunci Tahap IV Lapak Pasar Pagi
Ketua Bidang Relawan dan Komunikasi PMI Samarinda Eka Agustina menjelaskan, TSR merupakan program rutin yang digelar setiap Ramadan. Kegiatan tersebut lahir dari inisiatif para relawan PMI yang ingin berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim piatu dan dhuafa di Samarinda.
“Tebar Senyum Relawan merupakan kegiatan tahunan relawan PMI Kota Samarinda setiap Ramadan. Kegiatan ini dilandasi keinginan relawan untuk berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim piatu dan dhuafa agar mereka juga bisa menyambut Idulfitri dengan pakaian baru,” ujarnya, dikonfirmasi Rabu (11/3).
Tahun ini, sebanyak 100 anak difasilitasi dalam program tersebut, meskipun yang hadir pada hari pelaksanaan tercatat 98 orang. Setiap anak mendapatkan bantuan senilai Rp 400 ribu yang dapat digunakan untuk membeli pakaian sesuai kebutuhan dan pilihan masing-masing.
Baca Juga: TWAP Ingatkan Larangan Sewa-Menyewa Lapak di Pasar Pagi
“Anak-anak bebas memilih. Ada yang membeli satu set baju dan celana, ada juga yang memilih baju dan sepatu, bahkan ada yang membeli pakaian sekaligus tas. Semua tetap didampingi relawan PMI,” jelas Eka.
Anggaran kegiatan TSR tahun ini berasal dari donasi masyarakat dan relawan PMI yang terkumpul sebesar Rp 24.384.056. Apabila terdapat kekurangan, PMI Kota Samarinda menutupinya menggunakan kas organisasi agar kegiatan tetap dapat terlaksana.
“Tahun ini dana yang terkumpul Rp24.384.056 dan kekurangannya kami tutupi dari kas PMI Kota Samarinda,” jelasnya. Diakuinya, jumlah penerima tahun ini memang lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 150 anak. Kegiatan TSR juga menjadi cara PMI menunjukkan bahwa peran organisasi kemanusiaan tersebut tidak hanya terbatas pada kegiatan donor darah.
Baca Juga: Calhaj Samarinda Masuki Tahapan Persiapan, Optimistis Bakal Berangkat Tepat Waktu
“PMI memang identik dengan donor darah, tetapi kami juga ingin menunjukkan bahwa PMI hadir untuk masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya,” tuturnya.
Dia berharap dari berbagai kegiatan ini, PMI semakin dikenal dan mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam memberikan pelayanan di bidang kemanusiaan. “Semoga kegiatan TSR ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan jumlah penerima yang lebih banyak,” pungkasnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki