Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dinkes Ingatkan Warga Jaga Pola Makan Usai Lebaran

Denny Saputra • Selasa, 24 Maret 2026 | 17:10 WIB

JEMPUT PASIEN: Tim Doctor on Call memeriksa pasien langsung ke rumah demi mengecek tingkat kegawat daruratan warga, beberapa waktu lalu.
JEMPUT PASIEN: Tim Doctor on Call memeriksa pasien langsung ke rumah demi mengecek tingkat kegawat daruratan warga, beberapa waktu lalu.

SAMARINDA- Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda mengingatkan masyarakat tetap menjaga kesehatan meski momen Idulfitri telah berlalu. Euforia makan bersama keluarga kerap membuat pola makan berubah drastis setelah satu bulan berpuasa. Karena itu warga diminta tetap memperhatikan porsi makanan dan kondisi kesehatan masing-masing.

Kepala Dinkes Samarinda dr Ismid Kusasih menjelaskan, puasa selama Ramadan sebenarnya membawa banyak manfaat bagi tubuh. Selain memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan, puasa juga membantu proses regenerasi metabolisme dalam tubuh.

“Dalam ilmu kesehatan, hikmah puasa itu sangat banyak. Ketika kita berpuasa, tubuh melakukan proses regenerasi metabolisme dan pembaruan sel, sehingga kesehatan kita sebenarnya ikut terjaga,” jelasnya, Selasa (24/3).

Menurutnya, saat Idulfitri masyarakat tentu ingin menikmati berbagai hidangan khas yang tersedia. Namun konsumsi makanan tetap perlu dijaga agar tidak berlebihan, terutama makanan tinggi lemak, gula, dan kolesterol. “Silakan menikmati makanan saat lebaran karena memang kita sudah tidak berpuasa. Tapi tetap harus dalam batas-batas yang wajar, jangan sampai berlebihan,” terangnya.

Ia menambahkan, kewaspadaan lebih penting bagi masyarakat yang memiliki penyakit kronis seperti hipertensi maupun diabetes. Kelompok tersebut harus lebih disiplin mengatur pola makan dan jumlah konsumsi makanan agar kondisi kesehatannya tetap stabil. “Bagi yang punya penyakit kronis seperti hipertensi atau diabetes tentu ada batasan tertentu, termasuk jumlah makanan yang dikonsumsi. Itu harus diperhatikan,” harapnya.

Di sisi lain, Dinkes Samarinda juga memastikan pelayanan kesehatan tetap siaga selama periode libur Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan kesehatan yang dialami masyarakat.

Ismid menyebutkan, enam puskesmas di Samarinda tetap membuka layanan Unit Gawat Darurat (UGD) selama hari raya. Selain itu seluruh rumah sakit di kota ini juga tetap memberikan pelayanan gawat darurat selama 24 jam. “Jika ada kondisi darurat, masyarakat cukup menekan 119. Dokter on Call atau PSC 119 siap 24 jam, bahkan bisa datang ke rumah jika pasien membutuhkan tindakan segera,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Dinkes Samarinda #Ismid Kusasih #Pola makan lebaran