Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dosen Pembimbing Lapangan Universitas Mulia: Program KKN Berangkat dari Data, Bukan Asumsi  

M
Penulis: Maria Irham❯
KEGIATAN AKADEMIK: Salah satu kelompok mahasiswa KKN 206 yang telah terjun ke masyarakat. 
KEGIATAN AKADEMIK: Salah satu kelompok mahasiswa KKN 206 yang telah terjun ke masyarakat. 

Advertisement

BALIKPAPAN- Kuliah Kerja Nyata (KKN) tidak lagi dipandang sekadar sebagai rangkaian kegiatan akademik yang berakhir ketika masa penempatan selesai. Bagi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas Mulia sekaligus Ketua Program Studi Akuntansi, Eko Edy Susanto, keberhasilan KKN justru ditentukan oleh sejauh mana mahasiswa mampu memahami kondisi masyarakat sebelum menyusun program kerja.

Menurut Eko, pelaksanaan KKN Universitas Mulia Tahun 2026 telah dirancang menggunakan pendekatan berbasis data. Mahasiswa tidak hanya diminta menjalankan kegiatan pengabdian, tetapi terlebih dahulu mengumpulkan informasi mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat melalui sejumlah instrumen survei.

“Program KKN tahun ini diarahkan berbasis data melalui survei kesejahteraan masyarakat dan kualitas lingkungan, survei potensi dan digitalisasi UMKM, serta survei digitalisasi administrasi dan pelayanan publik. Data tersebut diharapkan membantu mahasiswa mengenali masalah yang sebenarnya sehingga program kerja tidak disusun berdasarkan asumsi, melainkan sesuai kebutuhan dan potensi wilayah,” jelasnya.

Advertisement

Ia berharap pendekatan tersebut menghasilkan luaran yang dapat dimanfaatkan setelah masa KKN berakhir, mulai dari basis data, rekomendasi pengembangan wilayah, produk inovasi, hingga peluang kolaborasi antara masyarakat, pemerintah setempat, dan Universitas Mulia.

Sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Eko menempatkan proses identifikasi masalah sebagai tahap yang tidak dapat dilewati. Sebelum menetapkan program kerja, mahasiswa diarahkan melakukan observasi, berdialog dengan masyarakat, serta berkoordinasi dengan perangkat wilayah agar memahami karakteristik dan kebutuhan lingkungan tempat mereka bertugas.

Hasil pemetaan tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan program prioritas yang diselaraskan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Menurutnya, pemilihan program seharusnya didasarkan pada relevansi terhadap persoalan di lapangan, bukan sekadar mengikuti tema yang sedang populer.

Advertisement

Pendekatan yang sama diterapkan dalam pembagian tugas di setiap kelompok. Mahasiswa didorong berkontribusi sesuai bidang keilmuan masing-masing sehingga setiap kompetensi dapat dimanfaatkan secara optimal. Mahasiswa bidang teknologi diarahkan mendukung digitalisasi dan pengembangan sistem informasi, mahasiswa ekonomi dan bisnis mendampingi UMKM, pemasaran, serta pencatatan keuangan, sedangkan mahasiswa dari disiplin ilmu lain berperan dalam edukasi maupun pemberdayaan masyarakat.

Untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana, DPL melakukan pemantauan berkala melalui logbook, evaluasi rutin, kualitas data survei, hingga capaian luaran yang dihasilkan. Setiap kelompok juga ditargetkan menghimpun sedikitnya 30 data survei yang valid sebagai dasar penyusunan rekomendasi program.

Selain pelaksanaan program, Eko menilai dokumentasi akademik memiliki fungsi yang sama pentingnya. Logbook, publikasi kegiatan, dan laporan akhir bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan instrumen yang mencatat proses, mengukur perkembangan, serta mendokumentasikan hasil pengabdian.

“Melalui logbook, mahasiswa belajar disiplin, mengatur waktu, membagi tanggung jawab, mencatat kendala, dan mengevaluasi kemajuan program. Bagi DPL, logbook menjadi sarana untuk memastikan setiap kegiatan benar-benar terlaksana sesuai rencana,” ujarnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pengurus Komisariat Selatan APTISI Kaltim Dikukuhkan, Bidik Akreditasi Unggul dan 20% Dosen Doktor

Pengurus Komisariat Selatan APTISI Kaltim Dikukuhkan, Bidik Akreditasi Unggul dan 20% Dosen Doktor

Pengukuhan Komisariat Selatan APTISI Kaltim momentum konsolidasi PTS di Balikpapan, PPU, dan Paser bangun sinergi dan meningkatkan kualitas

 UM dan Bawaslu Balikpapan Jalin Kerjasama, Libatkan Mahasiswa Awasi Pemilu

UM dan Bawaslu Balikpapan Jalin Kerjasama, Libatkan Mahasiswa Awasi Pemilu

UM dan Bawaslu Balikpapan jalin kerja sama demi memperkuat pendidikan hukum kepemiluan dan pengawasan partisipatif yang melibatkan mahasiswa

UM Gelar Safana Volume 3 2026, Bahas Inovasi Sistem Penghantaran Senyawa Terapeutik dan Bioaktif 

UM Gelar Safana Volume 3 2026, Bahas Inovasi Sistem Penghantaran Senyawa Terapeutik dan Bioaktif 

Melalui SAFANA Volume 3, 2026, Prodi S1 Farmasi UM hadirkan forum akademik mempertemukan pengetahuan, dan gagasan dari berbagai institusi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer