Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Program JKN menjadi pelindung keluarga Ibu Lintar

Akbar Sopianto • Senin, 30 Maret 2026 | 13:17 WIB

TUNJUKKAN: Lintar Dwi Novita mengaku selama menjadi peserta JKN banyak manfaat layanan kesehatan berbagai kebutuhan yang dia dapat dan keluarga.
TUNJUKKAN: Lintar Dwi Novita mengaku selama menjadi peserta JKN banyak manfaat layanan kesehatan berbagai kebutuhan yang dia dapat dan keluarga.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Termasuk di antaranya Lintar Dwi Novita, seorang ibu rumah tangga dari Samarinda. Saat ditemui oleh tim Jamkesnews BPJS Kesehatan Kantor Cabang Samarinda, ia tengah mengurus kepesertaan anaknya melalui layanan BPJS Keliling yang saat itu dijadwalkan beroperasi di Puskesmas Samarinda Kota.

Dalam kesempatan tersebut, Lintar menceritakan perjalanan kepesertaannya dalam program JKN. Ia mengaku telah lama terdaftar sebagai peserta, dimulai dari segmen peserta mandiri hingga saat ini bersama keluarganya telah terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Dulu saya daftar sebagai peserta mandiri. Sempat juga mengalami kendala karena menunggak iuran, tapi kemudian saya berusaha melunasi agar kepesertaan bisa aktif kembali. Menurut saya ini penting sebagai investasi jangka panjang untuk kesehatan keluarga,” ujar Lintar.

Ia menambahkan, setelah melunasi tunggakan, kepesertaannya kembali aktif dan kini telah dialihkan menjadi peserta PBI. Hal tersebut sangat membantu dirinya dan keluarga dalam mengakses layanan kesehatan tanpa harus memikirkan biaya yang besar.

Selama menjadi peserta JKN, Lintar mengaku telah memanfaatkan layanan kesehatan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pengobatan penyakit ringan hingga layanan kesehatan yang lebih kompleks. Ia sering membawa anak-anaknya berobat ke fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk penanganan penyakit ringan seperti batuk dan pilek.

Tidak hanya itu, ia juga memanfaatkan layanan JKN saat menjalani masa kehamilan hingga proses persalinan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya menjalani operasi sesar, serta mendapatkan pelayanan dari dokter spesialis anak untuk perawatan lanjutan bayinya di Rumah Sakit Dirgahayu.

“Saya menggunakan BPJS Kesehatan dari awal pemeriksaan kehamilan sampai proses persalinan. Waktu itu saya harus operasi sesar, dan semuanya ditanggung. Setelah itu juga anak saya diperiksa oleh dokter spesialis anak,” jelasnya.

Lintar mengaku sangat bersyukur dengan adanya program JKN karena seluruh biaya pengobatan yang dijalaninya dapat ditanggung. Mulai dari pemeriksaan rutin, tindakan medis, hingga obat-obatan, semuanya dapat diakses tanpa mengeluarkan biaya tambahan.

“Alhamdulillah, selama menggunakan BPJS Kesehatan, saya tidak mengeluarkan biaya tambahan. Semua proses pengobatan berjalan lancar dan sangat membantu kami sebagai keluarga,” ungkapnya.

Ia juga menilai bahwa pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit, sudah sangat baik. Menurutnya, tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional kepada setiap pasien tanpa membedakan latar belakang kepesertaan.

“Pelayanannya bagus, tenaga kesehatannya ramah dan sigap. Dari puskesmas sampai rumah sakit, semuanya melayani dengan baik. Kami sebagai peserta BPJS juga tidak pernah merasa dibedakan,” tuturnya.

Editor : Rendy Fauzan