Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dorong Transformasi, Sektor Transmigrasi Siap Beradaptasi Hadapi Tantangan Kompleks

A
Penulis: Ari Arief❯

Transmigration Update Forum (TUF) 2025
Transmigration Update Forum (TUF) 2025


Advertisement

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Sektor transmigrasi di Indonesia kini menghadapi serangkaian tantangan yang kian kompleks. Menanggapi kondisi ini, berbagai pemangku kepentingan mendorong agar program transmigrasi segera menjalani transformasi menyeluruh agar tetap relevan dan berdaya saing.

Isu ini menjadi fokus utama dalam Transmigration Update Forum (TUF) 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi (PKET) Kementerian Transmigrasi.

Nirwan Ahmad Helmi, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, mengidentifikasi beberapa hambatan kritis, termasuk keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di kawasan transmigrasi dan citra program yang kurang baik di mata publik.

"Melihat kondisi tersebut, transformasi transmigrasi menjadi langkah vital untuk penyelenggaraan program yang lebih adaptif, berdaya saing, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," jelas Nirwan, Rabu (19/11/2025).

Ia menambahkan bahwa langkah ini adalah pijakan strategis untuk memulihkan citra dan mendorong perkembangan transmigrasi di seluruh wilayah Indonesia.

Advertisement

Tiga Pilar Transformasi yang Ditekankan

Untuk mewujudkan transformasi tersebut, TUF 2025 menggarisbawahi tiga area penyesuaian utama.

1. Reformasi Kebijakan (Landasan Adaptif)

Penyesuaian pertama adalah reformasi kebijakan yang menjadi fondasi program. Pesan ini sejalan dengan penegasan dari Velix Fernando Wanggai, Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi.

Ia menekankan perlunya penyesuaian kebijakan transmigrasi yang adaptif terhadap implementasi di lapangan guna mencapai pengelolaan arah kebijakan yang selaras dengan transformasi yang diidamkan.

2. Kolaborasi Lintas Sektor

Langkah kedua adalah pentingnya kolaborasi lintas sektor. Kehadiran narasumber dari berbagai latar belakang di TUF 2025 menggambarkan model sinergi yang diharapkan. Muhammad Qufal Umaternate, Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi, menegaskan dibutuhkan dukungan dari seluruh pihak agar dampak transformasi transmigrasi dapat dirasakan secara menyeluruh."

3. Optimalisasi Potensi Lokal (Penguatan Ekonomi)

Transformasi tidak akan berhasil tanpa penguatan ekonomi lokal. Kunci untuk mencapai ekonomi transmigrasi yang berdaya saing global, menurut Moch Charis, Manajer Produksi Koperasi Baitul Qiradh Baburrayan, terletak pada tiga aspek inklusi, ekspor, dan inovasi.

Charis mencontohkan upaya nyata di wilayahnya, yaitu inovasi dalam meracik lendir buah kopi arabika. Produk unik ini kini berhasil menembus pasar internasional, menjadi cerminan keberhasilan pengembangan ekonomi lokal yang menjadi tujuan utama forum ini.

Komitmen Masa Depan

TUF 2025 berfungsi sebagai wadah bagi para pemangku kebijakan untuk memperkuat sinergi dan mendorong transmigrasi yang lebih progresif. Ke depannya, Kementerian Transmigrasi bersama instansi terkait berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil forum ini, menjadikan transmigrasi sebagai kekuatan utama pendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.(*) 

Advertisement
Editor : Thomas Priyandoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

   Bupati Tegaskan Mahakam Ulu Sudah Merdeka Meski Akses Long Apari Masih Jadi Tantangan

  Bupati Tegaskan Mahakam Ulu Sudah Merdeka Meski Akses Long Apari Masih Jadi Tantangan

Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Angela Idang Belawan menyatakan bahwa pemerintah daerah masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah.

Puluhan Tahun Menanti, Ribuan Sertifikat Transmigran di PPU Belum Rampung, Wamen Tunggu Laporan

Puluhan Tahun Menanti, Ribuan Sertifikat Transmigran di PPU Belum Rampung, Wamen Tunggu Laporan

Wamen Trans Viva Yoga Mauladi berkomitmen menyelesaikan sengkarut lahan ini melalui program unggulan Trans Tuntas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer