Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Nyaris Rp17.000 per Dolar AS, Pasar Respons Sinyal Perang AS-Iran

U
Penulis: Uways Alqadrie❯

TATA: Petugas perbankan saat menata ulang uang rupiah dan dolar.
TATA: Petugas perbankan saat menata ulang uang rupiah dan dolar.
KALTIMPOST.ID, JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Kamis, 15 Januari 2026. Mata uang Indonesia ditutup di level Rp16.896 per dolar Amerika Serikat, turun sekitar 31 poin dibandingkan posisi sebelumnya.


Advertisement

Data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga menunjukkan pelemahan serupa, dengan rupiah tercatat di kisaran Rp16.880 per dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah dipengaruhi sejumlah sentimen global yang berkembang dalam beberapa hari terakhir.

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai faktor eksternal masih menjadi pemicu utama. Salah satunya terkait dinamika geopolitik di Timur Tengah.

Advertisement

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran dilaporkan mulai mereda setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan pernyataan yang menenangkan pasar.

Trump mengklaim telah memperoleh jaminan bahwa otoritas Iran akan menghentikan tindakan represif terhadap demonstran dan tidak berencana melakukan eksekusi massal.

Pernyataan tersebut meredam kekhawatiran pelaku pasar atas potensi respons militer Washington terhadap situasi di Iran.

Advertisement

Selain itu, pasar juga merespons sinyal positif dari hubungan Amerika Serikat dengan Venezuela. Trump menyebut telah melakukan komunikasi dengan pemimpin sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, dan menggambarkan pembicaraan tersebut berlangsung konstruktif.

Menurut Trump, diskusi kedua pihak mencakup isu minyak, mineral, perdagangan, hingga keamanan nasional. Ia menilai pembicaraan itu membuka peluang kerja sama yang lebih luas sekaligus membantu Venezuela dalam proses stabilisasi ekonomi.

Perkembangan geopolitik tersebut turut memengaruhi pergerakan dolar AS di pasar global, yang pada akhirnya memberi tekanan tambahan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rupiah Melemah ke Rp17.885 per Dolar AS, Won Korea dan Ringgit Malaysia Justru Menguat

Rupiah Melemah ke Rp17.885 per Dolar AS, Won Korea dan Ringgit Malaysia Justru Menguat

Rupiah melemah 0,06 persen ke Rp17.885 per dolar AS pada Senin (12/10/2026), enam dari 10 mata uang Asia juga ikut turun.

IHSG Anjlok 1,51% ke 6.147, Rupiah Tertekan Dekati Rp18.000 per Dolar AS

IHSG Anjlok 1,51% ke 6.147, Rupiah Tertekan Dekati Rp18.000 per Dolar AS

IHSG merosot 1,51 persen ke level 6.147,86 pada perdagangan Senin (28/9/2026). Rupiah ikut tertekan di Rp17.965 per dolar AS.

Rupiah Melemah ke Rp17.530 per Dolar AS, Harga Minyak Jadi Sorotan

Rupiah Melemah ke Rp17.530 per Dolar AS, Harga Minyak Jadi Sorotan

Rupiah melemah 0,17% ke Rp17.530 per dolar AS. Pasar mencermati kenaikan harga minyak, yield AS, dan peluang kenaikan suku bunga The Fed.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer