Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Kaltim Ingatkan ASN: WFH dan WFA Bukan Libur Tambahan, Disiplin Tetap Harga Mati!

B
Penulis: Bayu Rolles❯
Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim Salehuddin. (Ist)
Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim Salehuddin. (Ist)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Work from home hingga work from anywhere atau yang sering disebut WFH dan WFA bakal jadi pola kerja baru di lingkungan Pemprov Kaltim selepas hadirnya instruksi pusat.

Namun Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, mengingatkan agar kebijakan itu tak dianggap sebagai "libur tambahan". Pemprov diharapkannya bisa benar-benar memahami esensi dan membangun pola kerja baru dari kebijakan itu. 

Advertisement

"Itu (WFA dan WFH) hanya mekanisme kerja saja. Bukan libur tambahan, jangan sampai pelayanan publik terganggu karena ASN-nya tak bisa dihubungi," ungkapnya beberapa waktu lalu. 

Menurut Saleh, tanpa pengawasan yang jelas, fleksibilitas kerja yang dimaksud kebijakan itu punya celah disalahgunakan. Penguatan kontrol dinilai jadi kunci. DPRD meminta setiap instansi memastikan ada pengawasan langsung dari atasan, target kerja yang terukur, serta standar respons layanan yang tetap terjaga.

Advertisement

Peran pimpinan OPD juga disorot. Mereka diminta aktif memantau kehadiran dan kinerja pegawai, termasuk melalui sistem digital yang bisa mengukur output kerja secara berkala.

Setiap ASN pun wajib menyusun laporan kinerja harian agar produktivitas tidak turun meski bekerja di luar kantor. DPRD juga mengingatkan, sanksi tetap harus ditegakkan. ASN yang terbukti menyalahgunakan kebijakan ini untuk kepentingan pribadi diminta tidak dibiarkan.

Sistem presensi digital dan pelaporan berbasis aplikasi diharapkan menjadi alat kontrol utama untuk menjaga disiplin.

“Kita dukung fleksibilitas kerja. Tapi disiplin itu harga mati. Jangan sampai masyarakat justru dirugikan,” singkat Politikus Golkar itu. (riz)

Advertisement
Editor : Muhammad Rizki
Sumber : Kaltim Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ratusan Jabatan Kosong, Lebih dari 400 ASN Pemprov Kaltim Memasuki Masa Pensiun Tahun Ini

Ratusan Jabatan Kosong, Lebih dari 400 ASN Pemprov Kaltim Memasuki Masa Pensiun Tahun Ini

Lebih dari 400 ASN Pemprov Kaltim pensiun di 2026, didominasi guru & pelaksana. Kepala BKD Yuli Fitrianti beber skema pengisian formasi.

Jangan Cuma Menuntut TPP Tinggi! DPRD Kaltim Minta Pengawasan Ketat ASN yang Kerja WFA

Jangan Cuma Menuntut TPP Tinggi! DPRD Kaltim Minta Pengawasan Ketat ASN yang Kerja WFA

DPRD Kaltim soroti TPP ASN Pemprov Kaltim. Salehuddin tegaskan WFA Jumat tak boleh kendurkan pelayanan.

Belasan OPD Kaltim Masih Dijabat Plt, Pengamat Unmul Ingatkan Jangan Asal Pilih Orang Loyal

Belasan OPD Kaltim Masih Dijabat Plt, Pengamat Unmul Ingatkan Jangan Asal Pilih Orang Loyal

Saipul Bachtiar soroti belasan posisi kepala OPD Kaltim yang masih kosong. Desak Pemprov terapkan sistem merit dan prioritaskan ASN lokal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer