Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BBM Subsidi Harus Tepat Sasaran, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Mekanisme Surat Rekomendasi

D
Penulis: Denny Saputra❯
Tim BPH Migas-Pertamina Patra Niaga bersama DPR RI menyampaikan bimtek di Hotel Bumi Senyiur Samarinda.
Tim BPH Migas-Pertamina Patra Niaga bersama DPR RI menyampaikan bimtek di Hotel Bumi Senyiur Samarinda.

Advertisement

KALTIMPOST.ID-Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperkuat pemahaman pemangku kepentingan terkait mekanisme pelayanan bahan bakar minyak (BBM) subsidi menggunakan surat rekomendasi.

Upaya itu dilakukan melalui bimbingan teknis di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Rabu (14/10), untuk memastikan masyarakat yang berhak memperoleh pelayanan sesuai ketentuan.

Anggota Komite BPH Migas Eman Salman Arief mengatakan, kesamaan pemahaman mengenai persyaratan dan alur pelayanan menjadi kunci penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.

Advertisement

Karena itu, koordinasi antara BPH Migas, pemerintah daerah, Pertamina, dan pemangku kepentingan lainnya perlu diperkuat.

“Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai persyaratan dan alur pelayanan, sementara pihak-pihak yang terlibat perlu memahami perannya agar pelayanan berjalan tertib dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Advertisement

Menurut Eman, bimbingan teknis tersebut menghadirkan pemateri dari BPH Migas dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.

Kegiatan juga dilengkapi sesi tanya jawab untuk memperjelas mekanisme pelayanan sekaligus membahas kendala yang dihadapi di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami prosedur penggunaan surat rekomendasi dan menindaklanjuti persoalan sesuai kewenangan masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin menegaskan ketepatan penyaluran BBM subsidi bukan hanya menjadi tanggung jawab Pertamina.

Pemerintah, DPR, BPH Migas, pemerintah daerah, hingga masyarakat memiliki peran dalam mengawasi distribusi dan memastikan subsidi diterima pihak yang berhak.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kaltim Usulkan Kuota BBM 700 Ribu KL, SPBU 24 Jam Ditambah

Kaltim Usulkan Kuota BBM 700 Ribu KL, SPBU 24 Jam Ditambah

Pemprov Kaltim mengusulkan kuota BBM hingga 700 ribu KL dan mendorong penambahan layanan SPBU 24 jam di Samarinda.

Pertamina Evaluasi Alokasi BBM Kaltim, Perluas Layanan SPBU 24 Jam

Pertamina Evaluasi Alokasi BBM Kaltim, Perluas Layanan SPBU 24 Jam

Pertamina, Pemprov Kaltim, dan Hiswana Migas mengevaluasi alokasi BBM, pengawasan distribusi, serta peningkatan layanan SPBU.

Antrean di SPBU Mengular, Konsumsi Pertalite di Kaltim Naik 8,7 Persen, Kuota BBM Perlu Dievaluasi

Antrean di SPBU Mengular, Konsumsi Pertalite di Kaltim Naik 8,7 Persen, Kuota BBM Perlu Dievaluasi

Konsumsi Pertalite di Kaltim naik 8,7 persen. DPRD mendorong evaluasi kuota setelah kebutuhan diproyeksi melampaui alokasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer