Survei Poltracking 2026: Gerindra Unggul 22,9 Persen, PDIP 13,4 Persen dan Golkar 9,1 Persen

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Partai Gerindra menempati peringkat pertama dalam survei elektabilitas partai politik yang dilakukan Poltracking Indonesia. Partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu mencatat elektabilitas 22,9 persen, unggul dari PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar.
Dalam hasil survei yang dipaparkan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, Senin (19/10), PDIP berada di urutan kedua dengan elektabilitas 13,4 persen. Sementara itu, Golkar menempati posisi ketiga dengan perolehan 9,1 persen.
Setelah tiga partai tersebut, PKB, PKS, Partai Demokrat, dan NasDem masuk dalam jajaran partai dengan elektabilitas yang dinilai berpotensi mengantarkan mereka kembali ke parlemen.
Baca Juga: Gunung Sumbing Kebakaran, 71 Pendaki Dievakuasi dari Jalur Gajahmungkur Wonosobo
Hanta menjelaskan, tujuh partai politik berpeluang memenuhi ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen. Partai-partai tersebut adalah Gerindra, PDIP, Golkar, PKB, PKS, Demokrat, dan NasDem.
Meski demikian, hasil survei juga memperlihatkan masih besarnya jumlah responden yang belum menentukan pilihan atau tidak bersedia menjawab. Angkanya mencapai 24,2 persen, atau hampir seperempat dari keseluruhan responden.
Kondisi tersebut menunjukkan peta dukungan terhadap partai politik masih berpotensi berubah. Kelompok pemilih yang belum menentukan pilihan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi persaingan elektabilitas ke depan.
Survei Poltracking Indonesia dilaksanakan pada 30 September hingga 7 Oktober 2026. Penelitian melibatkan 1.220 responden yang merupakan warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah dan memiliki hak pilih.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling. Poltracking mencantumkan margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



