
KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Tren negatif kembali menghantui logam mulia. Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat merosot tajam pada perdagangan Sabtu (31/10/2026).
Berdasarkan data situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam kini berada di posisi Rp 2.526.000 per gram. Angka ini turun Rp 20.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp 2.546.000 per gram.
Tidak hanya harga beli, harga jual kembali atau buyback juga mengalami koreksi cukup dalam. Nilainya anjlok sebesar Rp 65.000 menjadi Rp 2.276.000 per gram dari harga sebelumnya sebesar Rp 2.341.000 per gram.
Penurunan harga ini senada dengan kondisi pasar global. Harga emas di pasar spot dunia terpantau merosot 2,7 persen ke level US$ 3.910,53 per ons, yang merupakan titik terendah sejak Oktober 2025.
Kekhawatiran terhadap inflasi global yang memicu kebijakan suku bunga tinggi menjadi biang kerok utama. Kondisi ini membuat aset tanpa imbal hasil seperti emas kehilangan daya tariknya bagi investor.
"Kekhawatiran yang terus berlanjut mengenai inflasi membuat sejumlah bank sentral tetap mempertahankan sikap hawkish," kata Wakil Presiden sekaligus Pakar Strategi Logam Senior di Zaner Metals, Peter Grant.
Ia menambahkan bahwa sinyal kebijakan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lama menjadi beban berat bagi harga logam mulia. Hal serupa dipertegas oleh langkah bank sentral besar seperti Federal Reserve dan European Central Bank yang masih memprioritaskan penanganan risiko inflasi energi.
Berikut daftar harga dasar emas Antam per 31 Oktober 2026:
- 0,5 gram: Rp 1.313.000
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




