
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Ribuan tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan dan RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda segera menerima hak mereka. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sempat tertunda dipastikan cair pekan ini.
Direktur RSKD, Ahmad Jais, menyatakan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur saat ini sedang merampungkan kelengkapan dokumen administratif.
Baca Juga: Songsong Industri Pelayaran Cerdas, Polnes Latih Budaya Keselamatan dan Digitalisasi Taruna
Jika proses berjalan lancar, dana akan segera masuk ke rekening masing-masing nakes dalam waktu dekat.
"Total tenaga kesehatan di RSKD hampir 2.000 orang. Jumlahnya kurang lebih sama dengan di RS AWS Samarinda. Kalau proses ini lancar, minggu ini sudah masuk ke rekening," ujar Jais, Selasa (3/11/2026).
Jais menjelaskan, keterlambatan pembayaran ini terjadi sejak Juni 2026 akibat rangkaian prosedur birokrasi dan penetapan regulasi. Dana tersebut harus melalui tahap harmonisasi hingga reviu di Kementerian Dalam Negeri sebelum disahkan menjadi Peraturan Gubernur (Pergub).
Baca Juga: Posyandu Kutai Barat Kini Layani 6 Bidang Standar Minimal, Begini Penjelasannya
Total kebutuhan anggaran untuk pembayaran TPP di kedua rumah sakit rujukan tersebut mencapai Rp 130 miliar.
Jais menambahkan, keterlambatan juga dipicu faktor eksternal berupa kebijakan efisiensi dan pemangkasan dana transfer ke daerah yang memengaruhi arus kas pemerintah provinsi.
"Hampir semua daerah terdampak pemangkasan transfer. Alokasinya dikurangi, jadi belanja daerah harus menyesuaikan," kata Jais. Ia berharap ke depan koordinasi pengusulan anggaran dapat dilakukan lebih awal agar kendala serupa tidak terulang. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




