Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mengenal Dadan Hindayana: Dosen IPB yang Didapuk sebagai Eksekutor Program Makan Gratis Prabowo

Almasrifah • Senin, 19 Agustus 2024 | 17:08 WIB

Dadan Hindayana ditemui setelah dilantik Presiden Jokowi sebagai kepala Badan Gizi Nasional, Senin (19/8/2024).
Dadan Hindayana ditemui setelah dilantik Presiden Jokowi sebagai kepala Badan Gizi Nasional, Senin (19/8/2024).
KALTIMPOST.ID, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali melakukan perombakan Kabinet Indonesia Maju dengan melantik 7 pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/8/2024).

Di antara 7 pejabat tersebut, ada nama Dadan Hindayana yang dilantik Jokowi sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.

Pelantikan akademisi ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 94B Tahun 2024 tentang Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.

Pada acara pelantikan, Dadan Hindayana dipandu Presiden Jokowi mengucapkan sumpah jabatan.

Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD 1945. Serta akan menjalankan segara peraturan perundangan-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.

Untuk diketahui, Badan Gizi Nasional merupakan lembaga baru pemerintah yang dibentuk Presiden Jokowi yang memiliki tanggung jawab terhadap pemenuhan gizi nasional.

Terkait pembentukan Badan Gizi Nasional telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional yang diterbitkan pada 15 Agustus 2024.

Dilihat dari latar belakangnya, Dadan Hindayana dinilai mumpuni dalam mengemban tugas tersebut.

Dadan lulus dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1990. Ia melanjutkan mengejar gelar master di University of Bonn, Jerman, dan lulus pada tahun 1997.

Selanjutnya, Dadan kembali meneruskan studinya dan pada tahun 2000 resmi dinyatakan sebagai lulusan Leibniz Universitat Hannover, Jerman.

Saat ini, ia tercatat sebagai dosen aktif di IPB program studi Entomologi. Di perguruan tinggi ini, Dadan telah mengajar ratusan mata kuliah di bidang pangan dan lingkungan.

Di antaranya, Pengantar Ekologi, Analisis Tapak, Pengendalian Hayati, Vertebrata Hama, Biologi dan Ekologi Predator, dan sebagainya.

Selain mengajar, ia juga menjabat ketua di Sekolah Tinggi Pertanian dan Kewirausahaan (STPK) Banau, Halmahera Barat, Maluku Utara.

Sedangkan mengenai karya tulis, Dadan telah menerbitkan puluhan jurnal ilmiah mengenai pangan dan lingkungan yang kerap dijadikan referensi.

Mengutip dari Science and Technology Index (Sinta) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Dadan diketahui mempunyai skor 643.

Tahun lalu, ia telah memublikasikan empat jurnal. Dan dalam waktu 1 tahun, jurnal karya Dadan telah disitasi sebanyak 98 kali.

Sementara di sepanjang tahun 2024, karya saintifik Dadan tercatat telah disitasi sebanyak 13 kali.

Saat ditemui seusai pelantikan, Dadan mengatakan, Badan Gizi Nasional dibentuk untuk melaksanakan program makan bergizi gratis yang dicanangkan pasangan terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Badan Gizi Nasional ini kan sebetulnya dibentuk untuk melaksanakan program prioritasnya Pak Presiden terpilih. Tapi karena terkait dengan siklus anggaran, agar bisa dilaksanakan tahun 2025 dan dari Januari, maka dalam nota keuangan kan sudah harus masuk anggarannya, dan itu sudah dimasukkan," katanya.

Dalam melaksanakan tugas barunya ini, Dadan mengaku segera menyiapkan prosedur persiapan makan bergizi untuk anak sekolah, santri, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. (*)

Editor : Almasrifah
#program makan gratis #jokowi #prabowo #Dadan Hindayana