Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hati-hati Warga Kaltim! Tujuh Tahanan Kabur, Satu Sedang Dikejar

Ari Arief • Kamis, 3 Oktober 2024 | 06:53 WIB

UNGKAP: Kapolres PPU, AKBP Supriyanto, mengundang wartawan untuk kronologi kaburnya tujuh tahanan. Sg, satu tahanan yang hingga kini masih dalam pengejaran. (FOTO: IST)
UNGKAP: Kapolres PPU, AKBP Supriyanto, mengundang wartawan untuk kronologi kaburnya tujuh tahanan. Sg, satu tahanan yang hingga kini masih dalam pengejaran. (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, Hingga kini satu tahanan kabur berinisial Sg belum berhasil ditangkap kembali oleh Polres Penajam Paser Utara (PPU). Sebelumnya, Sg bersama enam tahanan lainnya berinisial IA, GTP, Rwd, AF, MR, Hryt, melarikan diri dari rumah tahanan (rutan) di Mapolres PPU, sekira pukul 19.00 Wita, Sabtu (21/9). 

Kaburnya tahanan ini dibeberkan langsung oleh Kapolres PPU, AKBP Supriyanto kepada wartawan yang diundang khusus dalam acara pengungkapan kasus ini sekira pukul 14.00 Wita, Selasa (1/10).

Terkait Sg yang masih belum berhasil ditangkap ini, Humas Polres PPU, Syafrudin, mengharapkan kepada para wartawan untuk menyebarluaskan foto tersangka, dan apabila menemukan agar menghubungi nomor HP 08115389989.

“Rekan-rekan foto tersangka yang belum tertangkap, mohon bantuannya untuk disebarluaskan apabila menemukan agar menghubungi nomor seluler tadi,” kata Syafrudin melalui pesan WhatsApp (WA) yang diterima media ini, Rabu (2/10).

Dalam jumpa pers, Kapolres AKBP Supriyanto membeberkan, bahwa ketujuh tahanan ini tersangkut perkara mulai dari dugaan tindak pidana narkoba hingga pencabulan. Kronologi penangkapannya setelah mereka kabur, urai kapolres, AF dan MR ditangkap sebelum keluar Gedung Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Mapolres PPU; Hryt diamankan di belakang Mapolres PPU; Rwd diamankan sekira pukul 21.00 Wita di hutan belakang Gedung Dome PPU, tak jauh dari mapolres.

IA dan GTP diamankan di hutan RT 01 Kelurahan Lawelawe, Kecamatan Penajam, PPU, pada sekira pukul 12.00 Wita, Jumat (27/9). Sementara Sg yang ditahan diduga terlibat tindak pidana pencabulan saat ini masih dalam proses pengejaran.

Dalam kronologi tertulis yang dibagikan ke wartawan, Kapolres Supriyanto mengungkapkan, peristiwa tahanan kabur itu terjadi pada Sabtu, 21 September 2024, pukul 18.00 Wita. Saat itu, Bripda Alfa Rizki, anggota Sat Tahti, mengeluarkan tahanan dari kamar sel ke 1, 2, 3 dan 4 ke lorong sel 1 untuk melakukan salat Magrib berjamaah di lorong sel 1, dan sekira pukul 19.00 Wita Bripda Alfa Rizki kemudian masuk kembali ke dalam lorong sel 1 dan memerintahkan para tahanan untuk masuk kembali ke dalam kamar sel.

Pada saat Bripda Alfa Rizki membuka pintu lorong sel 1 dan memerintahkan para tahanan untuk masuk ke dalam kamar sel masing-masing, lanjut Kapolres, tetapi secara bersamaan 7 orang tahanan atas nama IA dan kawan-kawan mendorong Bripda Alfa Rizki hingga terjatuh, sehingga IA dan kawan-kawan berhasil membuka dua pintu lorong sel 1.

Dijelaskannya pula, sebelum melarikan diri IA berkomunikasi dengan MI alias Wwn dengan meminjam handphone milik petugas jaga tahti yang bernama Bripka Joni, dan saat melarikan diri handphone milik Bripka Joni dibawa oleh IA. Dalam kasus ini Polres PPU menahan MI alias Wwn, teman IA, dan RH, adik kandung IA. Keduanya diduga membantu menyembunyikan dan memfasilitasi terhadap pelarian tahanan ini. Saat ini keduanya telah ditahan di Rutan Polres PPU. Berikut diamankan pula sejumlah barang bukti.

Editor : Uways Alqadrie
#tahanan kabur #polres ppu