Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu, 1 Februari 2026. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD Leuwiliang pada dini hari.
Uwa Fajar (55), kakak tertua Ade Ruhandi yang akrab disapa Jaro Ade, mengungkapkan kronologi kejadian dengan nada pilu. Ia mengatakan, sebelum kecelakaan, Al Ridwan sempat pulang ke Kampung Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, untuk menemui neneknya.
Setelah itu, almarhum berpamitan untuk kembali menuju Cibinong, tempat tinggal orang tuanya. Saat melintas di Jalan Raya Cigudeg, kondisi jalan yang licin diduga menjadi penyebab utama kecelakaan.
“Bukan tabrakan dengan kendaraan lain. Saat mau menyalip, karena jalannya licin, motornya tergelincir dan jatuh,” ujar Uwa Fajar saat ditemui di rumah duka, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan, pada saat kejadian, Al Ridwan berpapasan dengan sebuah truk tronton, namun tidak terjadi benturan. Korban terjatuh akibat kehilangan kendali saat mengendarai motor trail yang digunakannya.
Usai terjatuh, warga sekitar segera memberikan pertolongan. Al Ridwan kemudian dibawa ke Puskesmas Cigudeg untuk mendapatkan penanganan awal. Namun, karena kondisinya dinilai kritis, korban dirujuk ke RSUD Leuwiliang.
Tim medis sempat melakukan berbagai upaya penyelamatan. Namun, sekitar pukul 04.30 WIB, Al Ridwan menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit tersebut.
“Sudah ditangani dokter, tapi Allah berkehendak lain. Almarhum meninggal subuh di RSUD Leuwiliang,” tutur Uwa Fajar.
Jenazah Al Ridwan kemudian dibawa ke rumah duka di Kampung Cileuksa dan dimakamkan pada pagi hari. Sejumlah pejabat daerah, kerabat, dan warga setempat tampak berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Wakil Bupati Bogor.
Di mata keluarga dan masyarakat sekitar, Al Ridwan dikenal sebagai sosok yang ramah, mudah bergaul, dan humoris. Kehadirannya disebut membawa keceriaan, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah warga Sukajaya.
“Orangnya baik, supel, dan suka bercanda. Banyak warga merasa kehilangan,” kata Uwa Fajar.
Baca Juga: Putra Wakil Bupati Bogor Tutup Usia, Video Motoran Jadi Jejak Terakhir di Medsos
Keluarga juga mengenang bahwa sebelum kecelakaan terjadi, Al Ridwan sempat menghadiri acara pernikahan seorang temannya. Momen tersebut kini menjadi kenangan terakhir bagi keluarga dan sahabat-sahabat dekatnya.
Pihak keluarga mengikhlaskan kepergian Al Ridwan dan berharap masyarakat turut mendoakan almarhum. Sementara itu, kondisi di rumah duka dipenuhi pelayat yang terus berdatangan hingga Senin sore.
Editor : Uways Alqadrie