KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Bidang Intelijen Kejati Kaltim kembali menggelar program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis, 19 Februari 2026.
Kali ini, program penyuluhan hukum ke pelajar itu hadir di SMA Kristen Sunodia Samarinda. Generasi Emas Sadar Hukum jadi tema yang diangkat. Toni Yuswanto dan Tri Nurhadi, dua pemateri dari Kejati Kaltim berbicara tentang hukum yang dekat dengan kehidupan sehari-hari pelajar.
Dari bahaya narkotika, perundungan, hingga isu kekerasan di lingkungan sekolah. "Ada pula soal bahaya pergaulan bebas dan pengenalan fungsi dan tugas kejaksaan dalam penegakan hukum di Indonesia," kata Toni.
Baca Juga: Jaksa Masuk Sekolah di SMK 10 Samarinda, Kejati Kaltim Edukasi Pelajar soal Narkoba dan Kekerasan
Bagi kejaksaan, JMS merupakan upaya pencegahan sejak dini sehingga hadir lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari kekerasan.
Kepala SMA Kristen Sunodia Samarinda, Devianti Liannita, yang membuka kegiatan itu dengan hangat. Program penyuluhan ini menjadi ruang belajar berbeda yang membangun pemahaman tentang konsekuensi, batas, dan pilihan ketika masuk ke tengah-tengah masyarakat.
Devianti berharap jika slogan "kenali hukum, jauhi hukuman" bisa tak terhenti sebagai jargon, tapi juga pedoman. "kami berharap program ini dapat terus berjalan dan kembali mengunjungi sekolah kami.” tutupnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki