Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Empat Jabatan Strategis Kejati Kaltim Dirombak, Kajati Ingatkan Soal Integritas

Bayu Rolles • Senin, 9 Maret 2026 | 13:21 WIB

ROTASI: Kajati Kaltim Supardi melantik empat pejabat strategis di lingkungan Korps Adhyaksa Benua Etam, Senin (9/3/2026).
ROTASI: Kajati Kaltim Supardi melantik empat pejabat strategis di lingkungan Korps Adhyaksa Benua Etam, Senin (9/3/2026).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Sejumlah pejabat eselon III di lingkungan Kejati Kaltim mengalami penyegaran. Empat posisi strategis di tubuh Korps Adhyaksa Benua Etam mendapat rotasi penugasan, Senin (9/3).

Kepala Kajati Kaltim Supardi memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan. Satu kursi asisten di Kejati dan tiga kursi kepala kejaksaan negeri yang berganti penghuni.

Mereka yang dilantik di antaranya Haedar, yang sebelumnya duduk di kursi Asisten Pidana Khusus Kejati Kaltim, kini dipercaya menakhodai Kepala Kejari Samarinda. Posisi yang ditinggalkan Haedar kini dipegang Gusti Hamdani, yang sebelumnya duduk di kursi Kepala Kejari Berau.

Di Berau, jabatan yang ditinggalkan Gusti Hamdani kini ditempati Reopan Saragih yang sebelumnya memimpin Kejari Kutai Timur (Kutim). Sementara tongkat kepemimpinan Kejari Kutim diserahkan ke Tutuko Wahyu Minulyo, mantan koordinator di Kejati Riau.

Terakhir Firmansyah Subhan, kepala Kejari Samarinda yang digantikan Haedar, ditarik ke Kejati Kaltim sebagai Jaksa Ahli Madya.

Dalam sambutannya, Supardi menegaskan bahwa promosi dan mutasi merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi kejaksaan. Rotasi jabatan, katanya, adalah cara institusi menjaga ritme kerja agar tetap adaptif menghadapi dinamika penegakan hukum yang semakin kompleks.

“Penempatan dan alih tugas merupakan kebijakan organisasi yang terus dilakukan secara berkelanjutan agar akselerasi kinerja kejaksaan semakin baik,” ujarnya.

Mantan Direktur Ekonomi dan Keuangan pada Jaksa Agung Muda Intelijen Kejagung RI itu mengingatkan, para pejabat yang baru dilantik agar segera membaca peta persoalan di tempat tugas masing-masing. Kecepatan dan ketepatan dalam bekerja, menurutnya, menjadi kunci.

Supardi juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang produktif, inovatif, transparan, dan akuntabel. Integritas, katanya, tetap menjadi fondasi utama dalam setiap langkah penegakan hukum. “Wujudkan penegakan hukum yang adil, profesional, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Terlebih, para pejabat yang mendapat promosi ini dinilai bukan orang asing dengan kultur Kaltim. Karena itu, Supardi berharap mereka bisa langsung tancap gas. “Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh agar penegakan hukum benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#korps adhyaksa #kejati kaltim #Kejari Samarinda #kejati riau #kejari berau #kejari kutim #Kajati Kaltim Supardi #Jaksa Agung Muda #rotasi jabatan