KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pengendara yang akan melintasi Tol IKN perlu bersiap. PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) memprediksi lonjakan hingga 23.000 kendaraan.
BBPJN Kaltim membuka fungsional terbatas Tol IKN selama 13-29 Maret untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas pemudik. Tepatnya pukul 06.00 - 18.00 Wita. Selain Manggar, pengguna jalan bisa masuk dari seksi 1B.
Meski sebagian ruas masih fungsional gratis, pengguna jalan diimbau tetap menyiapkan saldo uang elektronik untuk tarif integrasi Tol Balsam. Ada pemberlakuan tarif integrasi di titik tertentu.
Hal yang perlu diwaspadai pengguna jalan karena tol tidak sepenuhnya gratis. Ada bagian yang berbayar khususnya ruas jalan yang terintegrasi dengan Tol Balikpapan Samarinda.
“Contohnya dari Gerbang Tol Manggar menuju Seksi 3A atau Karang Joang dikenakan tarif Rp 16 ribu,” kata Dirut PT JBS Muhammad Taufiq. Begitu pula yang masuk dari Seksi 1B dikenakan tarif karena selanjutnya memakai ruas jalan Tol Balsam.
“Jalan tol ini sudah terintegrasi. Kami mendapat instruksi dari pemerintah terdapat penerapan tarif,” ucapnya. PT JBS sebagai operator hanya menjalankan perintah dan memberi pelayanan kepada pengguna jalan.
Pihaknya sudah melakukan persiapan dan implementasi pembayaran sejak Kamis (12/3) malam. Sehingga kendaraan yang masuk Tol IKN sudah mengadopsi sistem pembayaran tersebut.
Sehingga pengguna jalan tetap harus waspada untuk memiliki saldo di kartu uang elektronik. “Bagi kendaraan seksi 3A hingga IKN dan exit 3A menuju gerbang tol Karang Joang tetap gratis Rp 0,” tuturnya. (*)
Editor : Duito Susanto