KALTIMPOST.ID - Aston Martin resmi memperkenalkan mobil Formula 1 2026, AMR26, pada Selasa pagi (9/2) di Ithra, Dhahran, Arab Saudi. Mobil ini tetap mengusung warna British Racing Green dengan sentuhan matte, dipadukan aksen hitam dan kuning, serta menampilkan logo Honda sebagai mitra teknis baru.
AMR26 menjadi proyek pertama Aston Martin yang dirancang penuh di bawah kepemimpinan Adrian Newey. Desainer legendaris yang kini menjabat direktur teknis sekaligus team principal ini mengaku emosional saat pertama kali melihat mobilnya keluar garasi dalam sesi shakedown di Sirkuit Barcelona-Catalunya dua pekan lalu.
“Saat mobil itu pertama kali keluar, Lawrence (Stroll, pemilik tim) dan saya berdiri berdampingan di pit lane. Saya rasa kami berdua hampir menitikkan air mata, karena ini adalah perjalanan panjang yang penuh emosi, gairah, dan kerja keras untuk bisa sampai ke Barcelona,” ujar Newey, dikutip dari Speedweek.
Baca Juga: Bocor! Jadwal Rahasia Timnas Futsal 2026, Termasuk Nasib Hector Souto
Selain menandai era Newey, musim 2026 juga menjadi debut Aston Martin menggunakan power unit Honda. Fernando Alonso menyebut timnya kini memiliki modal lebih lengkap untuk bersaing.
“Kini kami sudah punya semua potongan puzzlenya. Sekarang kami harus menyatukannya. Saya merasa kami berada di awal dari sesuatu yang luar biasa,” kata Alonso.
Namun, minimnya waktu uji coba menjadi tantangan tersendiri. Saat shakedown di Barcelona, Aston Martin-Honda hanya turun dua hari dari jatah tiga hari tes, lebih sedikit dibanding mayoritas tim lain.
Oleh karena itu, tes pramusim di Bahrain pada 11–13 Februari dan 18–20 Februari akan menjadi fase krusial bagi Aston Martin dan Honda. Shintaro Orihara, Track Side General Manager sekaligus Chief Engineer Honda, menegaskan pentingnya pengujian ini.
“Shakedown di Barcelona adalah langkah ke arah yang benar. Target berikutnya adalah mengumpulkan lebih banyak jarak tempuh dengan unit daya baru untuk memastikan performa mesin dan semua fitur yang ada,” kata Orihara. (*)
Editor : Ery Supriyadi