Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Veda Ega dan Mario Aji Siap Tantang COTA, Hasil Brasil Jadi Modal Besar

Ery Supriyadi • Rabu, 25 Maret 2026 | 10:36 WIB

Veda Ega Pratama mendapat pelukan dari Mario Aji usai memastikan podium di Moto3 Brasil.
Veda Ega Pratama mendapat pelukan dari Mario Aji usai memastikan podium di Moto3 Brasil.

KALTIMPOST.ID - Hasil impresif di Grand Prix Brasil menjadi momentum positif bagi pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji. Keduanya membawa kepercayaan diri tambahan saat bersiap tampil di Circuit of Americas (COTA), Amerika Serikat, akhir pekan ini.

Veda mencuri perhatian dengan finis ketiga di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Minggu (22/3). Pebalap 17 tahun asal Gunungkidul itu hanya butuh dua balapan Moto3 untuk menjadi pebalap Indonesia pertama yang menapaki podium grand prix.

Hasil tersebut menjadi bekal positif bagi Veda. Ia percaya diri bisa terus bersaing di barisan depan di COTA.

Baca Juga: Georgina Rodriguez dan Ronaldo Pamer Kemewahan Rp 330 Miliar, Ini Detailnya

“Saya tidak menyangka bisa naik podium secepat ini, tapi sekarang saya tahu bisa bertarung di grup depan,” kata Veda, dikutip dari laman Honda Team Asia.

Sama seperti di Goiania, COTA juga menjadi trek baru bagi Veda. Namun, adaptasinya yang cepat di Brasil memberi tanda positif.

“Ketika track walk, saya langsung suka dengan layout sirkuit ini, dan saya merasa percaya diri sejak awal,” ujarnya.

Meski asing dengan trek, Veda sudah akrab bersaing dengan sejumlah pebalap top Moto3, termasuk Maximo Quiles dan Marco Morelli, yang pernah satu musim penuh dengannya di Red Bull Rookies Cup 2024.

Sementara itu, di kelas Moto2, Mario Aji berhasil meraih poin pertamanya musim ini dengan finis ke-13 di Goiania. Mario sempat bertahan dekat grup 10 besar sebelum kehilangan posisi di akhir akibat penurunan grip ban.

Baca Juga: Timnas Inggris Pilih Kansas City untuk Piala Dunia 2026, Alasannya Unik

Meski belum sesuai harapan, hasil itu menjadi batu loncatan untuk performa lebih baik di COTA.

“P13 bukan hasil buruk. Kami ingin memanfaatkannya untuk membangun kepercayaan diri. Sekarang fokus kami adalah berkembang dan kembali lebih kuat pekan depan,” kata Mario.

Musim lalu, Mario punya catatan positif di COTA dengan finis di posisi kesembilan, sekaligus capaian terbaiknya sepanjang musim Moto2 2025.

“Dia cepat sepanjang akhir pekan di Goiania, jadi kami berharap lebih di balapan utama. Posisi 13 belum membuat kami sepenuhnya puas, tapi kami menerima poin, belajar dari balapan ini, dan fokus pada balapan berikutnya di AS,” ujar manajer tim Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#COTA #Moto3 Brasil 2026 #veda ega pratama #Honda Team Asia #Mario Aji