Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Grand Prix Belgia 2024: Alasan George Russell Didiskualifikasi Formula 1

Dwi Puspitarini • Selasa, 30 Juli 2024 | 08:12 WIB
Kekecewaan George Russel yang didiskualifikasi Formula di Sirkuit Spa-Francorchamps pada Minggu, 28 Juli 2024.
Kekecewaan George Russel yang didiskualifikasi Formula di Sirkuit Spa-Francorchamps pada Minggu, 28 Juli 2024.

 

 

KALTIMPOST.ID, Kejutan besar mengguncang dunia Formula 1 setelah George Russell, pembalap Mercedes, didiskualifikasi dari Grand Prix Belgia 2024 di Sirkuit Spa-Francorchamps pada Minggu siang 28 Juli 2024.

Keputusan ini diambil setelah dilakukan pemeriksaan terhadap mobilnya yang ditemukan memiliki bobot mobil kurang 1,5 kilogram dari batas minimum yang telah ditetapkan oleh FIA.

Setelah dua kali penimbangan pascabalap dilakukan, mobil Russell awalnya tercatat memiliki berat 798 kg, yang merupakan bobot minimum yang diizinkan dalam balap F1.

Namun, ketika dilakukan penimbangan kedua melalui prosedur pengurasan sisa bahan bakar, berat mobil Russell menurun menjadi 796,5 kg.

Penurunan berat ini menunjukkan adanya pengurasan bahan bakar yang lebih dari perkiraan, sehingga bobot mobil menjadi lebih ringan dari batas minimum yang ditetapkan.

Kemenangan yang awalnya diraih oleh Russell harus sirna setelah insiden ini. Tim Mercedes pun merasa sangat terkejut dengan keputusan tersebut dan langsung melakukan investigasi internal untuk mencari tahu penyebabnya.

"Kami sangat kecewa dengan keputusan ini," ujar Toto Wolff, bos tim Mercedes. "Kami akan melakukan segala upaya untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi dan memastikan kejadian serupa tidak terulang lagi."

Sejumlah teori mengenai penyebab kurangnya bobot mobil Russell pun bermunculan. Beberapa pihak menduga bahwa ban yang digunakan Russell selama balapan mengalami keausan yang lebih cepat dari perkiraan, sehingga mengurangi bobot mobil.

"Kami sedang menganalisis data telemetri untuk mencari tahu apakah ada indikasi keausan ban yang tidak normal," ujar seorang insinyur Mercedes. "Namun, kami belum bisa menyimpulkan apapun saat ini."

Baca Juga: Jens Raven Menangis Haru setelah Membawa Timnas Indonesia U-19 Menjuarai Piala AFF U-19 2024

Teori lainnya menyebutkan bahwa mungkin ada komponen kecil dari mobil yang terlepas selama balapan, sehingga mengurangi bobot total mobil. Namun, hingga saat ini belum ada bukti yang kuat untuk mendukung teori tersebut.

Keputusan diskualifikasi Russell ini memicu beragam reaksi dari para penggemar dan pengamat F1. Sebagian besar merasa kecewa dengan keputusan tersebut, namun ada juga yang menganggap bahwa keputusan FIA sudah tepat.

"Ini adalah pelajaran berharga bagi semua tim untuk selalu memperhatikan detail-detail kecil," ujar seorang penggemar F1. "Aturan adalah aturan, dan semua tim harus mematuhinya."

Sementara itu, beberapa pembalap lain turut memberikan komentar mengenai insiden ini. Max Verstappen, rival terdekat Russell, mengaku merasa kasihan dengan apa yang terjadi pada pembalap Mercedes tersebut. Namun, ia juga menegaskan bahwa semua tim harus bertanggung jawab atas mobil yang mereka gunakan.

FIA sebagai federasi otomotif internasional tetap berpegang pada keputusan diskualifikasi yang telah diambil. Menurut FIA, semua tim harus mematuhi peraturan yang berlaku, dan tidak ada pengecualian.

"Kami telah melakukan pemeriksaan yang sangat teliti dan menemukan bahwa mobil Mercedes tidak memenuhi syarat teknis yang telah ditetapkan," ujar seorang pejabat FIA. "Oleh karena itu, kami tidak memiliki pilihan selain mendiskualifikasi pembalap."

Dengan didiskualifikasinya dari GP Belgia, masa depan Russell di klasemen pembalap tentu akan terpengaruh.

"Meskipun didiskualifikasi, ada banyak hal positif yang bisa kami ambil dari akhir pekan ini. Kami memiliki mobil yang menjadi tolok ukur dalam balapan hari ini di dua strategi berbeda. Hanya beberapa bulan yang lalu, itu tidak terbayangkan," imbuh Wolff.

Namun, Russell dan tim Mercedes tetap optimis dan akan berusaha untuk bangkit pada balapan berikutnya.

"Ini adalah pukulan yang berat, tetapi kami tidak akan menyerah," ujar Russell. "Kami akan terus bekerja keras untuk memperbaiki performa dan meraih hasil yang lebih baik di balapan selanjutnya." (*)

Editor : Dwi Puspitarini
#GP Belgia 2024 #formula 1 #mercedes #Grand Prix Belgia 2024 #George Russel didiskualifikasi #fia #toto wolff #bobot mobil kurang