KALTIMPOST.ID, Red Bull Ring kembali menjadi panggung panas MotoGP 2025. Sabtu (16/8) ini, para rider melakoni sesi kualifikasi dan sprint race yang bisa menentukan arah balapan utama esok hari.
Nama besar Marc Marquez tentu jadi sorotan. Pimpinan klasemen ini masih tampil luar biasa bahkan setelah jeda musim panas, dengan catatan 8 kemenangan balapan utama dan 11 sprint race dari 12 seri. Ia unggul jauh, 120 poin dari adiknya sendiri, Alex Marquez.
Namun, Austria bisa jadi cerita berbeda. Trek Red Bull Ring dikenal menuntut keseimbangan antara kecepatan puncak dan konsistensi di tikungan.
Dan di sinilah para rival muda seperti Pedro Acosta dan Francesco Bagnaia siap memberi perlawanan serius.
Duel Panas di Red Bull Ring
Data sesi latihan dan kualifikasi menunjukkan Marquez memang masih tercepat. Tapi selisih waktu begitu tipis.
- Pedro Acosta, rookie sensasional KTM, hanya terpaut 0,228 detik. Kecepatan motornya bahkan mencapai 316 km/jam, tertinggi di lintasan.
- Francesco Bagnaia, sang juara bertahan, juga membayangi dengan gap 0,268 detik.
- Nama-nama lain seperti Alex Marquez, Raul Fernandez, hingga Joan Mir, juga tak bisa dipandang sebelah mata.
Baca Juga: PBSI Umumkan Skuad untuk Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025, Ginting dan Jojo Comeback
Sprint Race Bisa Jadi Titik Balik
Sabtu malam ini, Sprint Race akan jadi ujian pertama. Jika Marquez kembali menang, dominasinya makin tak terbantahkan.
Namun jika ada kejutan, misalnya Acosta atau Bagnaia berhasil menyalip maka mentalitas balapan Minggu bisa berubah total.
Marquez Tak Bisa Lengah
Dengan semua mata tertuju padanya, Marc Marquez jelas diunggulkan. Tapi sejarah MotoGP menunjukkan, Red Bull Ring sering menghadirkan drama.
Marquez memang berpeluang besar merebut kemenangan pertamanya di lintasan ini, tapi sekaligus menghadapi tekanan paling berat musim ini. ***
Editor : Dwi Puspitarini