KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Bluefin Esports benar-benar membuktikan diri sebagai "kuda hitam" yang layak diperhitungkan di Liga 1 eFootball garapan Ifel.
Di babak playoff yang digelar secara offline di Jakarta, Jumat (14/11), tim asal Samarinda itu berhasil memulangkan Dewa United setelah menang 3-1.
Keberhasilan Bluefin di babak playoff menjadi bukti bahwa Kalimantan Timur memiliki potensi sama besarnya dengan tim elite yang ada di Jakarta maupun Jawa. Di babak semifinal upper, Akbar Paudie dkk akan bersua tim kuat lainnya, RRQ.
RRQ menjadi salah satu kandidat kuat yang diprediksi menjuarai Liga 1 eFootball 2025. Bermaterikan penggawa timnas sekelas Elga dan Rizki Faidan, RRQ dipastikan menjadi lawan sulit bagi Bluefin. Namun, Bluefin diuntungkan karena tidak adanya tekanan juara.
"Lawan RRQ kami sudah pernah bertemu di reguler series, itu tentu bukan pertandingan yang mudah. Tapi saya harap anak-anak main lepas saja dan fokus pada game plan yang sudah direncanakan," ungkap Adyatma Priady, pelatih Bluefin Esports.
Ady berharap mentalitas Paudie cs saat menghadapi Dewa United bisa kembali dipertontonkan saat menghadapi RRQ.
"Lawan Dewa United mereka bermain sabar meski sempat tertinggal. Nah, mentalitas seperti itu yang dibutuhkan di semifinal upper nanti," tukas Ady. (*)
Editor : Dwi Restu A