KALTIMPOST.ID - Lewis Hamilton akhirnya buka suara mengenai isu pensiun yang ramai dibicarakan usai musim debutnya yang berat bersama Ferrari. Meski gagal tampil kompetitif sepanjang tahun, juara dunia Formula 1 tujuh kali itu menegaskan dirinya masih jauh dari pikiran gantung helm.
Hamilton mengaku dukungan penggemar serta ambisi pribadinya membuat ia tetap berpegang pada mimpi besar: kembali menang dan merebut gelar dunia bersama Ferrari, tim dengan sejarah paling panjang di F1.
Baca Juga: Diva Renatta Akhiri Penantian Emas 22 Tahun dan Pecahkan Rekor SEA Games
“Saya masih punya mimpi itu, dan saya kejar terus,” ujarnya dikutip Motorsport.
Rumor pensiun mencuat setelah Hamilton gagal naik podium dari 24 seri dan tertinggal hampir 100 poin dari rekan setimnya, Charles Leclerc. Satu-satunya hasil manis hanyalah kemenangan sprint di Grand Prix Tiongkok.
Mantan rivalnya, Nico Rosberg, menyebut situasi Hamilton “menyakitkan” dan tak pantas untuk pebalap sekaliber dirinya. Namun Rosberg tetap meyakini peluang bangkit terbuka lebar.
Harapan itu muncul karena regulasi baru musim 2026 akan mengubah total aerodinamika hingga power unit. Menurut Rosberg, perubahan besar itu bisa menjadi momentum reset bagi Ferrari.
Baca Juga: Viral 1 Menit 28 Detik! Klaim Menkeu Setarakan Gaji Guru & PNS dengan DPR Dibantah Kemenkeu
“Regulasi baru adalah kunci. Ferrari bisa saja langsung punya mobil pemenang,” tegasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi