KALTIMPOST.ID, SURABAYA — Megawati Hangestri Pertiwi tetap menjadi andalan Jakarta Pertamina Enduro meski kondisinya belum sepenuhnya pulih.
Opposite berusia 26 tahun itu tampil penuh selama lima set saat timnya kalah 2-3 dari Jakarta Electric PLN Mobile dalam laga pertama final four Proliga 2026 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Kamis (2/4).
Dalam pertandingan tersebut, Megawati mencetak 22 poin. Ia menjadi salah satu penyumbang angka terbanyak bagi tim, bersama Wilma Salas yang juga mencatatkan 22 poin, serta Irina Voronkova dengan torehan 33 poin.
Meski mencatatkan dua digit angka, performa Megawati dinilai belum mencapai level terbaiknya. Sejak babak reguler hingga final four, pemain asal Jember itu masih bergelut dengan cedera lutut yang belum pulih sepenuhnya.
Baca Juga: JPE Kejar Kemenangan Perdana Final Four, Voronkova Jadi Sorotan
Kondisi tersebut, menurut pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, turut memengaruhi performa tim secara keseluruhan.
“Mega juga kita tahu punya cedera. Performa Mega bukan seperti biasanya,” ujar Bulent seusai pertandingan.
“Bagi saya itu masalah. Kami sudah mencoba berbagai cara, tetapi sudah lama dia tidak berlatih secara normal,” lanjutnya.
Manajer tim Jakarta Pertamina Enduro, Widi Triyoso, menjelaskan bahwa Megawati memang jarang mengikuti sesi latihan bersama tim karena harus menjalani perawatan khusus.
Baca Juga: Max Verstappen Tinggalkan F1 Sementara, Jajal Balapan Ekstrem Nürburgring
“Kalau kami latihan di Jakarta, Mega tidak ikut karena menjalani treatment,” jelasnya.
Minimnya intensitas latihan membuat performa Megawati belum konsisten sepanjang musim ini. Hal itu juga berdampak pada beberapa kesalahan yang muncul di lapangan.
“Lama tidak latihan, wajar jika terkadang dia membuat kesalahan. Tapi kami akan berusaha mengembalikan performanya,” tegas Bulent.
Dengan kondisi tersebut, Jakarta Pertamina Enduro masih berharap Megawati bisa segera pulih dan kembali ke performa terbaiknya di sisa laga final four Proliga 2026. (*)
Editor : Ery Supriyadi