KALTIMPOST.ID, ROMA – Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka belum juga menemukan performa terbaiknya di lapangan tanah liat.
Ia harus tersingkir pada babak ketiga Italian Open 2026 setelah kalah dari wakil Rumania, Sorana Cirstea, dengan skor 2-6, 6-3, 7-5 di Foro Italico, Roma, Sabtu (9/5) waktu setempat.
Kekalahan ini menjadi pukulan lanjutan bagi Sabalenka di musim tanah liat tahun ini. Dalam tiga pertandingan terakhir, ia sudah menelan dua kekalahan.
Baca Juga: Grup F Piala Asia 2027 Panas, Indonesia Hadapi Tiga Raksasa
Secara keseluruhan, Sabalenka baru mencatat empat kemenangan dan dua kekalahan di dua turnamen tanah liat musim ini. Catatan tersebut menjadi sinyal kurang ideal menjelang Grand Slam Roland Garros 2026 yang akan dimulai pekan depan.
“Saya merasa tidak bermain bagus dari awal sampai akhir. Tubuh saya juga membatasi saya untuk tampil di level tertinggi,” ujar Sabalenka dikutip dari Punto de Break.
Dalam pertandingan tersebut, Sabalenka memang tidak berada dalam kondisi optimal. Ia bahkan sempat meminta medical time-out pada set ketiga akibat masalah pada punggung bagian bawah.
“Masalahnya ada di area lumbar yang terhubung ke pinggul, sehingga membatasi gerakan rotasi penuh. Saya rasa saya harus istirahat beberapa hari,” ungkapnya.
Baca Juga: Mengembalikan Marwah Pembinaan ke Sekolah dan Kampus
Meski demikian, petenis asal Belarus itu tidak menjadikan kondisi fisik sebagai alasan utama kekalahan.
Ia justru memberikan apresiasi kepada penampilan Sorana Cirstea yang dinilainya bermain sangat solid sepanjang pertandingan.
“Dia bermain luar biasa hari ini dan tidak memberi saya kesempatan apa pun,” kata Sabalenka. (*)
Editor : Ery Supriyadi