Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Megawati Terancam Absen 18 Laga di V-League karena Wacana Aturan Baru KOVO

Oktavia Megaria • Jumat, 29 Mei 2026 | 10:18 WIB
Megawati Hangestri Pertiwi
Megawati Hangestri Pertiwi saat memperkuat Red Sparks. 

 

KALTIMPOST.ID, SUWON – Opposite hitter Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi terancam kehilangan separuh musim reguler V-League 2026/2027 bersama Hyundai Hillstate.

Situasi itu muncul setelah pelatih timnas voli putri Korea Selatan, Cha Sang-hyun, mengusulkan pembatasan pemain asing di kompetisi kasta tertinggi voli putri Korea Selatan tersebut.

Cha Sang-hyun meminta Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) melarang pemain asing tampil mulai putaran keempat hingga keenam fase reguler V-League.

Baca Juga: Balikpapan Jadi Tuan Rumah IEE Series 2026, Bakal Hadirkan Pameran Internasional Tambang, Migas, dan Konstruksi di BSCC Dome

Jika usulan itu diterapkan, seluruh pemain asing, termasuk Megawati, hanya bisa bermain pada tiga putaran awal kompetisi.

Wacana tersebut langsung memunculkan polemik di Korea Selatan. Selama ini, klub-klub peserta V-League sangat bergantung pada kontribusi pemain asing untuk mendongkrak performa tim.

Namun, Cha Sang-hyun menilai dominasi pemain asing justru berdampak pada menurunnya kualitas pemain lokal Korea Selatan, khususnya di sektor penyerangan.

Dia mengaku kesulitan menemukan hitter lokal dengan kemampuan menyerang yang konsisten untuk kebutuhan tim nasional.

“Tidak ada pemain yang dominan di tim putri. Efektivitas serangan mereka tidak mencapai 10 persen,” ujar Cha Sang-hyun seperti dikutip dari Naver.

Baca Juga: IEE Series Balikpapan 2026 Digelar Juni, Hadirkan Teknologi Tambang, Konstruksi, dan Migas di Jantung Industri Kalimantan

V-League menggunakan format enam putaran pada fase reguler. Setiap tim memainkan total 36 pertandingan sebelum memasuki babak playoff.

Apabila pemain asing benar-benar dilarang tampil mulai putaran keempat hingga keenam, maka mereka otomatis akan kehilangan 18 pertandingan atau separuh musim reguler.

Sampai saat ini, KOVO masih belum memberikan keputusan resmi terkait usulan tersebut. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Hyundai Hillstate #V-League #KOVO #Megawati Hangestri #korea selatan