BALIKPAPAN–Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta kelestarian lingkungan menjadi prioritas utama di Proyek RDMP RU V Balikpapan dan Lawe-Lawe yang dijalankan oleh PT Kilang Pertamina Balikpapan (PT KPB).
Jumat (25/4), di area Proyek RDMP RU V area kerja Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), digelar Grand Safety Talk (GST) sekaligus Penanaman Bibit Pohon. Kegiatan rutin ini dihadiri jajaran Manajemen PT KPB, PT Kilang Pertamina Internasional RU V Balikpapan, dan Kontraktor JO-CPPHK.
Efrizon, Manager Construction Offsite, Utilities, & Technical Support PT KPB mewakili manajemen dalam sambutannya menekankan pentingnya kedisiplinan dan safety first dalam setiap pekerjaan. “Mari kita awali dengan bangun pagi penuh senyuman dan bersyukur sebelum melakukan aktivitas. Sayangi dan lindungi diri kita di mana pun berada khususnya selama bekerja," ujarnya penuh semangat.
GST dilakukan setiap bulannya dengan tujuan utama sebagai wadah bagi seluruh pekerja proyek untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang K3. Melalui GST, pesan-pesan penting tentang keselamatan dan kesehatan disampaikan secara luas. Selain itu, dilakukan pemberian apresiasi kepada pekerja yang telah menerapkan aspek HSSE dengan baik selama bekerja.
Kegiatan tidak berhenti sampai di situ. Setelah GST jajaran manajemen PT KPB beserta kontraktor melanjutkan Management Walk Down (MWD) dengan melakukan safety walk and talk (SWAT) di area pembangunan tangki minyak mentah raksasa. Mereka turun langsung ke lapangan untuk berkomunikasi dengan pekerja proyek. Tidak hanya memeriksa implementasi aspek keselamatan, tetapi juga memberikan apresiasi kepada pekerja yang telah menjaga standar tinggi dalam HSSE.
Selain kegiatan tersebut juga berlangsung kegiatan penanaman bibit pohon yang rutin dilakukan. Kegiatan ini sebagai komitmen nyata perusahaan turut menghijaukan dan menjaga kelestarian lingkungan di area Terminal Lawe-Lawe, sejalan dengan misi Pertamina untuk menekan emisi dan mewujudkan Net Zero Emission pada 2060.
Penanaman bibit pohon dilakukan sinergi bersama PT KPB, PT KPI RU V, dan JO CPPHK di area kerja Proyek RDMP RU V Lawe-Lawe. Seperti kita ketahui bersama, PT KPB sebagai pengelola Proyek RDMP Balikpapan memiliki dua area proyek yaitu di Kota Balikpapan dan Lawe-Lawe Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Di Lawe-Lawe, PT KPB membangun 2 tangki minyak mentah raksasa dengan kapasitas masing-masing 1 juta barel. Langkah-langkah ini dilakukan PT KPB untuk memperkuat komitmennya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan di proyek RDMP RU V Balikpapan dan Lawe-Lawe. (aji/ms/k8)
Editor : Ismet Rifani