KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Eksekusi riil lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Barat dimulai pada Selasa (30/7), di bawah pengawasan Pemkot Balikpapan. Sebelumnya, terdapat sengketa lahan yang dilayangkan oleh warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan tersebut.
Warga mengklaim bahwa lahan itu milik Ismir Nurwati, ahli waris dari Noorwati bin Almarhum Moh Astiah, dengan Pemkot Balikpapan sebagai tergugat. Namun, putusan terakhir dari Mahkamah Agung menyatakan bahwa lahan tersebut sah milik pemerintah daerah.
Dengan dukungan dari Pengadilan Negeri Balikpapan, Pemkot Balikpapan kini telah melaksanakan eksekusi riil.
Asisten I Setdakot Balikpapan, Zulkifli, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk proses ini.
“Kami tetap berupaya agar pembongkaran dilakukan oleh masyarakat sendiri,” ujar Zulkifli. Ia mengungkapkan rasa syukur karena beberapa bangunan, termasuk eks kantor perikanan pemerintah daerah, telah dibongkar secara mandiri oleh warga.
“Bangunan yang tersisa dan belum dibongkar akan segera kami bersihkan hari ini,” tambahnya. Dengan adanya putusan inkrah dari Mahkamah Agung, Pemkot Balikpapan memberikan kesempatan kepada warga untuk mengambil uang ganti rugi yang telah disiapkan.
Dana ganti rugi atau santunan disalurkan melalui RS Sayang Ibu. “Informasinya masih ada warga yang belum mengambilnya. Kami bersyukur karena banyak yang sudah melakukan pembongkaran sendiri. Santunan sudah kami siapkan dengan segala keperluan,” jelas Zulkifli.
Dia juga menjelaskan bahwa eksekusi ini sekaligus untuk pembersihan lahan, melibatkan personel gabungan dari Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, dan lainnya.
“Hari ini kegiatan fisik pembangunan sudah dimulai oleh kontraktor pelaksana. Kami telah memulai pemagaran dan berharap tidak ada masalah sehingga pembangunan dapat dimulai sesuai rencana,” ucapnya. Zulkifli berharap proyek pembangunan rumah sakit ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target pada bulan Desember mendatang.
Dengan selesainya pembangunan, diharapkan rumah sakit ini dapat segera memberikan pelayanan medis kepada masyarakat, terutama warga Balikpapan Barat yang telah lama menantikannya. (*)
Editor : Thomas Priyandoko