Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Akibat Mentega Meleleh Mengenai Api, Rumah Produksi Roti di Balikpapan Terbakar

Syahrul Ramadan • Senin, 26 Agustus 2024 | 15:37 WIB

 

 

KEBAKARAN: Tempat produksi roti terbakar di kawasan Gunung Kawi Balikpapan Utara. (SYAHRUL/KP).
KEBAKARAN: Tempat produksi roti terbakar di kawasan Gunung Kawi Balikpapan Utara. (SYAHRUL/KP).
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Kebakaran melanda rumah produksi roti “Omah Roti Ndeso” di kawasan Gunung Kawi, Jalan Pangeran Antasari, RT 12, No 12, Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah pada Senin (26/8). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.20 Wita.
 
Akibatnya, para pekerja yang berada di tempat produksi roti langsung panik. karena ada api yang muncul di tempat pemanggang roti atau oven, diduga akibat mentega yang meleleh mengenai api.
 
Pekerja Omah Roti Ndeso, Riski, mengatakan kebakaran diakibatkan ada mentega dari oven yang meleleh ke api. “Kan di oven ada menteganya lalu menetes ke ke bawah dan mengenai api,” ungkapnya kepada Kaltim Post .
 
Menurutnya, mulanya api hanya kecil, tidak lama kemudian api tiba-tiba membesar. “Kita coba padamkan menggunakan alat pemadam api ringan (Apar) tapi tidak kunjung padam,” ujarnya.
 
Padahal, kata Riski, ada tiga apar yang digunakan namun api tidak bisa padam. “Kita juga mencoba menggunakan pasir tapi belum bisa mati apinya,” tuturnya.
 
Dikatakannya, si jago merah memang sempat membesar tapi tidak sampai melalap yang lainnya. “Api membesar hanya di sekitar oven itu saja dan tidak merembet,” paparnya.
 
Dalam keadaan yang panik itu, ia bersama rekannya langsung segera menghubungi tim pemadam kebakaran.
 
“Kita terima informasi sekitar jam 12.40 kami mendapatkan informasi kalau di kawasan Gunung Kawi sedang terjadi kebakaran,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali.
 
Usman berujar, dari informasi yang diterima pihaknya langsung bergegas menuju lokasi TKP kebakaran. Karena kawasan itu, pemukiman padat penduduk.
 
“Kami langsung menyampaikan ke beberapa pos terdekat. Jadi ada sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran yang kami turunkan,” ucap Usman.
 
Saat proses pemadaman api pihaknya, turut dibantu Polri, TNI, dan relawan. Sehingga api dapat ditangani dengan cepat. Api juga tidak merembet ke bangunan yang lain.
 
“Saat ini sedang dilakukan proses pendinginan. Diduga api berasal dari alat pemanggang roti, kita tidak tahu apakah meledak atau tidak. Nanti pihak kepolisian yang menindaklanjuti,” jelas Usman.
 
Atas insiden kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja mengalami kerugian secara material. (*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#Peristiwa #kebakaran #balikpapan