KALTIMPOST.ID, Penghargaan WTN (Wahana Tata Nugraha) 2024 kembali diraih Kota Balikpapan dari Kementrian Perhubungan. Prestasi itu diberikan atas kinerja pemerintah dari sisi transportasi angkutan kategori perkotaan terbaik.
Selama dua tahun tersebut, Kota Balikpapan meraihnya dalam kategori Kota Besar bersama Surakarta, Banjarmasin, Samarinda, Malang dan Jambi.
Penghargaan diserahkan langsung Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi kepada Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan Adwar Skenda Putra, Sabtu (7/9) di Jakarta.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengucapkan terima kasih atas penghargaan WTN yang menerima atas dukungan, komitmen dan partisipasi dari masyarakat Kota Balikpapan.
“Berkat kontribusi dan kolaborasi kita semua, Pemerintah Kota Balikpapan dengan bangga menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha Kategori Kota Besar Tahun 2024 dari Menteri Perhubungan RI,” ucapnya.
Kadishub Balikpapan Adwar Skenda Putra mengatakan, prestasi yang dicapai tersebut tidak terlepas dari program visi misi Walikota 2021-2026.
“Di mana program interkoneksi antar wilayah merupakan program dalam mengurangi kemacetan yang ada. Dukungan dalam penataan transportasi perkotaan sudah menjadi program prioritas Bapak Wali Kota terlebih pada tahun 2025 nanti,” ungkap Edo, sapaan akrab Kadishub Balikpapan.
Edo menambahkan, banyak aspek yang menjadi indikator penilaiannya. Baik dalam bidang sarana transportasi darat, perlengkapan transportasi, bidang umum bahkan bidang transaksi lalu lintas juga.
Tahapan yang dilalui juga cukup panjang. Dimulainya penyerahan data yang dibutuhkan ke provinsi dan selanjutnya diserahkan ke Kemenhub. Selanjutnya ada sesi wawancara dari Kemenhub, Kemendagri, Kementrian PUPR, Dirlantas Polda hingga pengamat transportasi.
“Hadirnya BCT (Balikpapan Trans City) juga menjadi nilai lebih. Di Balikpapan terdapat sistem transportasi perkotaan yang bersih, lancar, aman, tertib dan sehat serta berkelanjutan,” bebernya.
Hal ini dinilai cukup berhasil secara umum Balikpapan sebagai kota besar mampu menciptakan penyelenggaraan transportasi perkotaan.
“Ke depannya Balikpapan tidak hanya fokus dalam pengembangan BCT saja, namun transportasi interkoneksi antar wilayah juga menjadi tantangan dan pekerjaan rumah Dinas Perhubungan,” tutupnya.
Editor : Sukri Sikki