KALTIMPOST.ID, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) melihat kebutuhan air terus meningkat.
Sebab keberadaan penduduk di Kota Beriman kurang lebih telah mencapai 9.000 jiwa. Idealnya produksi air baku 3.500 liter per detik.
Sementara secara administrasi, Disdukcapil mencatat penduduk Balikpapan sebesar 746.804 jiwa.
“Ini berdasarkan laporan semester I data kependudukan bersih (DKB) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” kata Kepala Disdukcapil Tirta Dewi.
Baca Juga: Konferwil XI GP Ansor Kaltim, Maksimalkan Peran dalam Pembangunan IKN
Dia menjelaskan, angka penduduk non permanen yang sudah terdata masih kecil. Mereka melaporkan diri melalui sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) Kemendagri atau Wargaku ke Capil Aku Tahu (WaCAT) Dukcapil.
Tirta mengakui masih banyak penduduk non permanen yang belum melaporkan keberadaannya di Kota Minyak.
“Contoh ada proyek RDMP, tenaga kerja banyak dari luar daerah. Mereka hanya bekerja tetapi tidak pindah adminduknya,” bebernya.
Baca Juga: Kasus Korupsi Tak Goyahkan Pencalonan Dayang Donna Walfiares Tania di Pilkada PPU
Belum lagi keberadaan pegawai instansi vertikal, BUMN, perusahaan, dan masyarakat pekerja informal.
“Atau mereka baru mencari kerja peruntungan di sini,” imbuhnya. Terlebih dengan daya tarik IKN yang masih dalam proses pembangunan.
Maka pihaknya sudah melakukan persiapan untuk melacak jumlah penduduk non permanen. “Disdukcapil saat ini sedang mempersiapkan aplikasi pendamping untuk pelaporan penduduk non permanen,” ujarnya.
Baca Juga: Profil Dayang Donna Faroek: Bersaing di Pilkada 2024 PPU, Kini Tersandung Kasus Hukum
Harapannya, para pendatang bisa mudah untuk melaporkan diri sebagai penduduk non permanen. Adanya aplikasi bisa diketahui data akurat antara penduduk permanen dan non permanen di Balikpapan.
Sehingga, pemerintah juga bisa menyiapkan berbagai kebutuhan dengan data akurat penduduk. “Kemungkinan aplikasi ini bisa digunakan paling lambat awal 2025. Kami sedang susun dahulu software bersama tim,” tandasnya. (*)
Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel Kaltim Post
Editor : Dwi Puspitarini