KALTIMPOST.ID, Kota Balikpapan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Jalan Kaki Sedunia atau World Walking Day (WWD) pada 6 Oktober 2024. Acara ini diselenggarakan oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) dan didukung oleh Tafisa, organisasi olahraga rekreasi internasional.
Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Balikpapan, Ahmad Muzzakir, mengimbau seluruh perusahaan untuk mendorong partisipasi para pekerjanya dalam menyukseskan acara yang akan diadakan di Lapangan Merdeka, Balikpapan. Acara ini juga terbuka untuk masyarakat umum dan tidak dipungut biaya.
"Acara ini sangat spesial karena pertama kali diadakan di Balikpapan dan sekaligus akan melibatkan tamu-tamu dari berbagai negara," ujar Ketua KORMI Kalimantan Timur, Tri Murti Rahayu.
Kegiatan ini akan dimulai pada pukul 05.30 Wita dan akan diisi dengan olahraga bersama, termasuk senam aerobik dan Zumba.
Baca Juga: Jokowi Puji Kontribusi Prabowo di HUT TNI Ke-79, Ajak Rakyat Bersatu
Hari Jalan Kaki Sedunia ini juga akan disemarakkan dengan atraksi budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain itu, peserta juga dapat mengikuti berbagai acara menarik, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis dan bazar UMKM.
Partisipasi internasional menjadi salah satu daya tarik acara ini, dengan diperkirakan kehadiran tamu dari 38 provinsi di Indonesia serta perwakilan dari negara-negara anggota Tafisa ASEAN Forum dan 220 tamu dari berbagai negara.
Negara seperti Australia, Selandia Baru, Maroko, dan negara-negara ASEAN diperkirakan akan hadir.
Baca Juga: Indonesia Siapkan Pajak Minimum Global 15 Persen Mulai 2025, Ini Dampaknya untuk Investasi Asing
Tri Murti Rahayu menjelaskan bahwa selain jalan kaki di Balikpapan, akan ada kegiatan tambahan di Ibu Kota Nusantara (IKN), di mana 500 tamu akan ikut berpartisipasi dalam penanaman pohon.
"Ini adalah kesempatan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat," tambahnya.
Acara Hari Jalan Kaki Sedunia ini bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat melalui olahraga sederhana seperti berjalan kaki.
"Ini adalah olahraga yang dapat dilakukan siapa saja tanpa batasan usia dan status sosial," kata Tri.
Sebagai bagian dari acara ini, masyarakat juga berkesempatan memenangkan berbagai door prize menarik, termasuk hadiah utama berupa sepeda motor.
"Kami harap masyarakat Balikpapan memanfaatkan kesempatan ini untuk berolahraga sekaligus mendapatkan hadiah menarik," ujarnya.
Muhaimin, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, menyatakan bahwa ajang ini akan menggerakkan sektor ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM setempat.
"Kami sangat mendukung acara ini dan berharap dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah," kata Muhaimin.
Baca Juga: Perkuat TNI dengan Alutsista Modern, Prabowo: Pertahanan Kuat untuk Jaga Kekayaan Negara
Selain itu, berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) juga akan turut berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini, termasuk menyelenggarakan pengujian gas emisi kendaraan dan donor darah.
Dengan kehadiran tamu-tamu internasional dan antusiasme masyarakat lokal, Balikpapan siap menjadikan Hari Jalan Kaki Sedunia sebagai momen penting dalam kalender olahraga kota ini. (*)
Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel Kaltim Post
Editor : Dwi Puspitarini