KALTIMPOST.ID, Kelurahan Sepinggan Raya menjadi target sasaran selanjutnya program Kota Kita. Sebagai informasi, Kota Kita merupakan program yang digagas Disperkim untuk pengentasan kawasan kumuh di Balikpapan.
Dalam menjalankan program tersebut, Disperkim menggandeng unsur pentahelix. Sebelumnya pilot project Kota Kita sudah lebih dulu berjalan sukses di Kelurahan Gunung Sari Ulu (GSU) pada Agustus.
Kepala Disperkim Rafiuddin mengatakan, kategori kawasan kumuh di Kelurahan Sepinggan Raya juga sama seperti Kelurahan GSU.
Yakni penyediaan air bersih. Sehingga bantuan yang akan diberikan dalam bentuk water treatment.
“Sumurnya sudah ada, cuma air belum layak untuk dikonsumsi. Jadi mau diberikan bantuan water treatment agar air sumur layak dipakai,” katanya. Dia menjelaskan, sumur bor tersedia sejak 2013.
Baca Juga: Sidang Praperadilan Kasus Korupsi PT KKT Berlanjut, Kejari Balikpapan Tolak Tuduhan
Kala diperiksa tim Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan ternyata belum memenuhi indikator air bersih dan layak konsumsi.
Dia berharap melalui program Kota Kita bisa membantu air sumur bor memenuhi indikator air bersih.
“Karena layanan PDAM belum semuanya bisa menjangkau masyarakat di sana,” tuturnya. Ada pun sumur ini digunakan empat RT. Mulai dari RT 17, RT 18, RT 19, dan sebagian RT 20 Sepinggan Raya.
“Data awal yang disampaikan hampir mendekati ribuan KK karena wilayah permukiman padat,” imbuhnya. Nantinya untuk penyediaan infrastruktur pendukung, Disperkim berupaya menggandeng Bank Indonesia dan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB).
Saat ini pihaknya meminta lurah Kelurahan Sepinggan Raya untuk membuat proposal dalam waktu dekat.
“Kita minta lebih cepat proposalnya agar bisa dibantu untuk menyediakan air bersih,” ujarnya.
Rencananya, laporan ini akan disampaikan sebelum November kepada Bank Indonesia. Disperkim terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia, harapannya bisa membantu penanganan indikator penyediaan air bersih. (*)
Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel Kaltim Post
Editor : Dwi Puspitarini