Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kolonel Pnb Fata Patria Pimpin Lanud Dhomber Balikpapan, Fokus Persiapkan Pertahanan Udara untuk Masa Depan IKN

Ulil Mu'Awanah • Selasa, 17 Desember 2024 | 06:05 WIB
NAKHODA BARU: Kolonel Pnb Fata Patria resmi mengemban tugas barus sebagai Komandan Lanud Dhomber menggantikan Kolonel Pnb David Ali Hamzah.
NAKHODA BARU: Kolonel Pnb Fata Patria resmi mengemban tugas barus sebagai Komandan Lanud Dhomber menggantikan Kolonel Pnb David Ali Hamzah.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Meski baru mengemban tugas sebagai Komandan Lanud Dhomber menggantikan Kolonel Pnb David Ali Hamzah, sejumlah tantangan telah menanti Kolonel Pnb Fata Patria. Salah satunya mempersiapkan pertahanan udara di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Selama karirnya, Danlanud Dhomber tersebut banyak menghabiskan waktu menjalankan tugas sebagai penerbang pesawat Hercules yang mendukung operasi militer dan logistik. Keputusannya untuk bergabung dengan TNI Angkatan Udara bermula dari ketertarikan pada dunia penerbangan, yang dimulai sejak beliau menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara dan Akademi Militer-Angkatan Udara.

Lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1998 ini membawa pengalaman panjang sebagai penerbang angkut pesawat Hercules di Skadron Udara 31 Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Hingga pada akhirnya, dirinya kembali ke bumi kelahirannya di Kalimantan. Putra daerah asal Kalimantan Selatan itu, sejak 10 Oktober 2024, resmi ditunjuk sebagai Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Dhomber.

Menurutnya, perjalanan karir di dunia militer bukanlah hal mudah. "Peluang untuk mencapai posisi pimpinan di angkatan udara sangat terbatas, meski ribuan perwira mendambakannya. Kompetisi yang sehat dan profesional mengharuskan setiap perwira untuk terus mengasah kemampuan, agar bisa meraih posisi tersebut," ungkap Fata.

Di Balikpapan, tepatnya di Lanud Dhomber, yang baru saja ia pimpin, sebagai Danlanud, ia dihadapkan pada tugas yang sangat krusial. Sebagai bagian dari sistem pertahanan udara nasional, Lanud Dhomber memegang peranan penting dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia, khususnya di wilayah sekitar IKN yang berlokasi di Kalimantan Timur.

IKN, yang kini menjadi fokus utama pembangunan Indonesia, tidak hanya menuntut kesiapan fisik infrastruktur, tetapi juga kesiapan sistem pertahanan udara yang tangguh. Danlanud menyadari tantangan besar yang dihadapi oleh Lanud Dhomber dalam menghadapi potensi ancaman udara di masa depan.

"Pertahanan udara adalah salah satu isu terbesar di dunia saat ini, mengingat ancaman serangan udara bisa datang begitu cepat dan tiba-tiba. Jika Indonesia dapat mengatasi ancaman udara dengan baik, kami yakin serangan laut dan darat pun dapat dihadapi dengan lebih mudah," ujarnya.

Menurutnya, walau Lanud Dhomber hanya berperan sebagai satuan pelaksana, kebijakan operasional tetap berada di tangan Mabes TNI AU. Lanud Dhomber akan terus mendukung kebijakan tersebut dengan mempersiapkan infrastruktur dan personel yang dibutuhkan.

"Kami akan mendukung sepenuhnya penerapan smart air defense system di IKN dan salah satu langkah awal adalah penempatan pesawat untuk pertahanan udara," lanjutnya.

Konsep pertahanan udara yang terintegrasi dengan teknologi canggih, yang disebut smart air defense system ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keamanan IKN. Sistem ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pertahanan Nomor 1746/M/XII/2023, yang mengarahkan pengembangan kekuatan pertahanan yang lebih cerdas, tangguh, dan memiliki daya tangkal tinggi terhadap ancaman udara.

"Sebagai pelaksana operasional, kami turut memastikan pertahanan udara di IKN. Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kesiapan sistem radar dan rudal di sekitar IKN," ucapnya.

Selain penempatan pesawat dan pengembangan radar, sistem pertahanan udara juga mencakup rencana pengadaan rudal jarak menengah yang akan ditempatkan di sekitar IKN. Yang sedang dalam proses pengadaan melalui Kementerian Pertahanan. Harapannya, pada saat IKN mulai dioperasikan, pertahanan udara sudah siap mendukung.

Selain radar yang sudah ada di Banjarmasin dan Tarakan, ia pun menekankan, infrastruktur radar menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan pertahanan udara di wilayah Kalimantan, terutama yang berdekatan dengan IKN. Guna mendeteksi ancaman lebih cepat dan akurat.

Pembangunan infrastruktur pertahanan udara ini, ujar Danlanud tidak hanya untuk IKN, tetapi juga untuk memperkuat sistem pertahanan udara Indonesia secara keseluruhan. Meskipun Lanud Dhomber hanya berperan sebagai pendukung dalam kebijakan pertahanan udara IKN, Danlanud memastikan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk mempersiapkan segala hal yang diperlukan.

Dengan begitu, meskipun peran Lanud Dhomber lebih banyak sebagai pelaksana, namun kontribusi yang diberikan dalam membangun sistem pertahanan udara yang cerdas dan terintegrasi sangat penting untuk menjaga kedaulatan Indonesia, terutama di sekitar IKN yang akan menjadi pusat pemerintahan masa depan.

"Kami siap untuk mendukung kebijakan Mabes TNI AU dan akan terus mempersiapkan personel dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan pertahanan udara di masa depan," tutupnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Lanud Dhomber Balikpapan #DANLANUD DHOMBER BALIKPAPAN