Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Balikpapan Prioritas Penyediaan SPAM dan Pengendalian Banjir, Ini Proyek yang Segera Dibangun Pemkot

Dina Angelina • Selasa, 18 Maret 2025 | 17:04 WIB
BERITA ACARA: Penandatanganan berita acara dan foto bersama kegiatan Musrenbang dengan seluruh stakeholder terkait.
BERITA ACARA: Penandatanganan berita acara dan foto bersama kegiatan Musrenbang dengan seluruh stakeholder terkait.

BALIKPAPAN - Dalam Musrenbang Kota Balikpapan 2025, Pemkot Balikpapan telah memaparkan berbagai program secara umum. Sekaligus konsultasi publik untuk menampung saran dari masyarakat terkait RPJMD 2025-2029.

Targetnya program tetap menyesuaikan indikator ekonomi. Sementara untuk pelaksanaan program dilakukan setiap OPD. Dalam kegiatan ini, Pemkot Balikpapan melibatkan Bappenas dan Bappeda Kaltim. Sebab rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2025-2029 sudah diputuskan. Sehingga provinsi dan kabupaten/kota harus memiliki program yang selaras dengan RPJMN tersebut.

“Namun fokus kami masih dalam kenyamanan Balikpapan sebagai pintu gerbang IKN,” kata Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo. Misalnya menjalankan program prioritas dalam membangun sistem penyediaan air minum (SPAM).

“Semoga semua saling terbuka mindset dan bisa berjuang mendapatkan anggaran dari APBN,” sebutnya. Kemudian ada program prioritas dalam penanganan banjir di Kota Minyak.

Seperti yang terdekat rencana pembangunan Bendali Hulu Ampal butuh bantuan pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV. Total kebutuhan anggaran sekitar Rp 83 miliar. Selanjutnya pembebasan lahan dan pelebaran drainase di kawasan hilir DAS Ampal dengan kebutuhan dana hingga Rp 1 triliun. Baik untuk pembebasan lahan dan proyek infrastruktur.

“Semoga ini menjadi sesuatu yang bukan mimpi. Tapi bisa terealisasi dalam program jangka pendek dan jangka menengah,” bebernya. Selain dari APBN, Pemkot Balikpapan berharap ada dukungan dari bantuan keuangan Kaltim.

Pihaknya mengeluarkan anggaran untuk kebutuhan utama. Sementara bantuan keuangan provinsi kepada hal bersifat skala prioritas. “Kami akan koordinasi dengan DPRD aspirasi mana bisa disalurkan untuk kepentingan warga,” tutupnya. (gel)

Editor : Muhammad Ridhuan
#spam #musrenbang #pengendalian banjir #balikpapan