Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Viral! Motor Mati Mendadak Usai Isi Pertamax di Balikpapan, Pengendara Cemas

Thomas Dwi Priyandoko • Sabtu, 29 Maret 2025 | 17:46 WIB
Motor milik warga diangkut ke bengkel lantaran mogok usai mengisi Pertamax yang diduga berkualitas buruk.
Motor milik warga diangkut ke bengkel lantaran mogok usai mengisi Pertamax yang diduga berkualitas buruk.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Sejumlah pengendara di Balikpapan dibuat resah setelah motor mereka mendadak mati usai mengisi Pertamax di SPBU tertentu. Masalah yang dialami beragam, mulai dari mesin tersendat hingga kendaraan tak bisa dihidupkan kembali.

Fredy Janu, salah satu pengendara yang mengalami kejadian ini, mengungkapkan motornya awalnya baik-baik saja setelah mengisi Pertamax. Namun, beberapa jam kemudian mesin mulai tersendat dan akhirnya mati total.

“Tiba-tiba mati, sempat nyala lagi tapi akhirnya mogok total. Saya bawa ke dealer, awalnya dikira aki longgar. Tapi setelah diperbaiki, motor tetap mati saat perjalanan pulang,” ujar Fredy, Sabtu (29/3/2025).

Setelah kejadian itu, dealer melakukan investigasi lebih lanjut dan menemukan bahwa bukan hanya Fredy yang mengalami masalah ini. Beberapa pengendara lain juga mengalami kendala serupa setelah mengisi Pertamax di SPBU tertentu.

Kabar ini pun langsung viral di media sosial, dengan banyak netizen mengaku mengalami kejadian yang sama.


Merespons keluhan ini, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan langsung turun tangan. Edi Mangun, selaku Area Manager Commrel & CSR, mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki SPBU yang dilaporkan bermasalah.

“Kami tengah melakukan investigasi di beberapa SPBU dan menelusuri jalur distribusi bahan bakar dari depot hingga ke SPBU,” jelas Edi.

Menurutnya, setiap SPBU seharusnya melakukan pengujian sampel sebelum menjual bahan bakar ke konsumen. Namun, investigasi tetap diperlukan untuk memastikan apakah ada masalah dalam distribusi atau kualitas BBM di SPBU tertentu.

“Kami akan memberikan pernyataan resmi setelah hasil investigasi keluar. Jika ditemukan ada masalah, kami akan mengambil tindakan tegas untuk memastikan kualitas bahan bakar tetap terjaga,” tutupnya.(*)

 

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#viral #bbm #Pertamax campur air