Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tingkatkan Kualitas Tenaga Kesehatan di Balikpapan, PT Komatsu Remanufacturing Asia Gelar Pelatihan Dasar Kader Posyandu

Nugroho Pandu Cahyo • Sabtu, 26 April 2025 | 16:15 WIB
ANTUSIAS: Manajemen PT Komatsu Remanufacturing Asia mengabadikan momen bersama petugas Puskesmas Karang Joang, perwakilan Kecamatan Balikpapan Utara, Dinas Kesehatan, PT Karsa Mulia Sejahtera.
ANTUSIAS: Manajemen PT Komatsu Remanufacturing Asia mengabadikan momen bersama petugas Puskesmas Karang Joang, perwakilan Kecamatan Balikpapan Utara, Dinas Kesehatan, PT Karsa Mulia Sejahtera.

KALTIMPOST/ID, BALIKPAPAN - Kepedulian PT Komatsu Remanufacturing Asia (KRA) terhadap dunia kesehatan sangat besar. Salah satunya mereka tunjukkan dengan menggelar pelatihan keterampilan dasar kader posyandu di Kelurahan Karangjoang, Balikpapan Utara, Sabtu (26/4). Sebanyak 64 peserta ambil bagian.

HCGS Security, LID & CSR Department Head PT KRA Adi Sulistyo, mengatakan, pelatihan ini merupakan sebagian dari kegiatan sosial yang rutin dilakukan PT KRA. Baru-baru ini pihaknya juga telah menggelar donor darah dan berhasil mengumpulkan sebanyak 113 kantong darah. Termasuk juga kegiatan di bidang pendidikan dan lingkungan.

“Hari ini, kita melaksanakan pelatihan kader Posyandu bekerja sama dengan Puskesmas Kelurahan Karang Joang dan PT Karsa Mulia Sejahtera (KMS). Sebelumnya kami juga sudah membantu peningkatan fasilitas di beberapa posyandu,” ujarnya di sela-sela kegiatan yang berlangsung di Gedung EDC PT KRA tersebut.

Tak sampai di situ, pihaknya juga berkomitmen melakukan pendampingan kepada para peserta pelatihan. Juga memonitor kondisi anak-anak di sekitar area perusahaan seperti memberikan bantuan makanan bergizi agar mereka terhindar dari stunting.

“Kami berharap upaya yang kami lakukan bisa memberi dampak positif bagi masyarakat. Kami tidak mau hanya sekedar menjalankan bisnis di area sini, tapi keberadaan kami semoga membawa berkah bagi masyarakat sekitar. Ke depan kami akan menggelar pelatihan lain, salah satunya penanganan terkait demam berdarah,” bebernya.

BERBAGI: Pemateri memberikan ilmu keterampilan dasar kepada para kader posyanmdu di Kelurahan Karangjoang.
BERBAGI: Pemateri memberikan ilmu keterampilan dasar kepada para kader posyanmdu di Kelurahan Karangjoang.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Balikpapan Noor Laila memberikan apresiasi yang tinggi kepada PT KRA karena telah memberi bekal pada kader di posyandu. Menurutnya langkah ini sangat penting karena mereka adalah salah satu ujung tombak tim kesehatan yang berada di lapangan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Pelatihan kompetensi dasar ke para kader ini sangat penting. Sebagai salah satu syarat bahwa mereka benar-benar bisa melakukan pelayanan dengan baik di Posyandu. Ada 25 kompetensi dasar yang harus dipelajari, tapi untuk dapat bertugas para kader wajib minimal menguasai tiga kompetensi. Seperti mengukur tinggi dan berat bayi, juga edukasi kepada ibu hamil,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, Balikpapan tercatat sebagai daerah dengan Posyandu terbanyak di Kaltim. Pada 2024 lalu, Kota Beriman memiliki 1.488 Posyandu. Dengan kader tercatat sekitar 5.800. “Semoga dengan adanya pelatihan ini, jumlah kader yang kompeten di Balikpapan semakin banyak,” harap perempuan berhijab ini.

Sebagai perpanjangan tangan dari bidang kesehatan dan puskesmas, para pader ke depannya diharapkan bisa melakukan deteksi dini terkait berbagai permasalahan kesehatan di masyarakat. Utamanya terkait fokus pemerintah dalam menekan angka stunting. Di mana Balikpapan masih menjadi salah satu daerah yang memiliki angka stunting cukup tinggi.

SEMANGAT: Para peserta membaca materi dari modul yang disiapkan panitia.
SEMANGAT: Para peserta membaca materi dari modul yang disiapkan panitia.

Pada 2024 lalu, prevalensi stunting di daerah ini mencapai 19,3 persen. Lebih tinggi dari angka nasional di level 14 persen. “Dengan kemampuan yang dimiliki para kader, mereka kami harapkan bisa melihat potensi apa yang menjadi atau bakal menimbulkan stunting. Mulai kondisi kesehatan keluarganya, kondisi lingkungan, juga si anak. Sehingga diharapkan secara dini kasus diketahui atau dicegah,” tegas Laila.

Terakhir, pihaknya berharap banyak perusahaan di Balikpapan meniru upaya baik yang dilakukan PT KRA. “Dengan keterbatasan pemerintah, kami sangat berharap perusahaan melalui CSR mereka bisa menjadi mitra kami dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Agar dampaknya langsung dirasakan dan berkelanjutan,” tutupnya. (pms)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#anak #kader Posyandu #pelatihan dasar #posyandu #tenaga kesehatan #Komatsu