Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Revitalisasi Eks Pasar Loak, Balikpapan Barat akan Punya Taman Kuliner Ramah Keluarga

Ulil Mu'Awanah • Minggu, 8 Juni 2025 | 18:33 WIB
Sempat gagal tender, Disdag Balikpapan persiapkan kembali proyek lelang untuk Revitalisasi Kawasan Hijau Eks Pasar Loak Besi dan Warung Kampung Baru Tengah. (FOTO: ANGGI PRADITHA/KP)
Sempat gagal tender, Disdag Balikpapan persiapkan kembali proyek lelang untuk Revitalisasi Kawasan Hijau Eks Pasar Loak Besi dan Warung Kampung Baru Tengah. (FOTO: ANGGI PRADITHA/KP)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Kawasan eks Pasar Loak Besi di Kampung Baru Tengah, Balikpapan Barat, yang dulunya dikenal semrawut dan padat pedagang barang bekas, bakal disulap menjadi taman hijau sekaligus pusat kuliner modern. 

Proyek ini jadi harapan baru bagi warga Balikpapan Barat yang selama ini minim fasilitas publik representatif.

 Pemkot Balikpapan menggulirkan proyek di wilayah Balikpapan Barat, yakni menyulap eks Pasar Loak Besi di Kelurahan Baru Tengah menjadi taman kota sekaligus pusat kuliner bagi masyarakat. 

Proyek ini dikemas dalam program Revitalisasi Kawasan Hijau Eks Pasar Loak Besi dan Warung Kampung Baru Tengah, dengan nilai anggaran mencapai Rp 5,1 miliar.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan Haemusri menjelaskan, bahwa proyek ini diharapkan dapat mengubah wajah Balikpapan Barat menjadi kawasan yang lebih bersih, nyaman, dan memiliki daya tarik ekonomi baru.

“Kita ingin menghadirkan tempat yang bisa dinikmati semua kalangan. Warga bisa duduk santai bersama keluarga, sembari menikmati ragam makanan dari UMKM lokal. Itu harapan besar kami untuk Balikpapan Barat,” ucapnya.

Mengenai progresnya, Haemusri mengakui, bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan proses pengajuan tender ulang. Disebabkan, sempat terjadi gagal lelang di bulan Mei kemarin. Diharapkan, kali ini semua prosesnya berjalan lancar dan bisa segera mendapatkan pemenang.

"Proses revitalisasi saat ini berada dalam tahap lelang ulang setelah sempat gagal tender pada Mei lalu. Setelah proses administrasi selesai, Disdag Balikpapan akan melanjutkan dengan sosialisasi kepada para pedagang di pasar loak tersebut lalu barulah relokasi. Mengenai kapan? Kita belum bisa pastikan, tapi semoga bisa secepatnya," timpal Haemusri.

Sebanyak 33 pedagang yang sebelumnya menempati kawasan pasar loak nantinya direlokasi ke lokasi baru di KM 12, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara. Disana, pedagang tetap bisa melanjutkan aktivitas berdagang, namun di tempat yang lebih tertata dan layak.

"Lokasinya sudah kita siapkan," tegasnya.

Ia melanjutkan, relokasi ini penting agar proses pembangunan berjalan maksimal. Di sisi lain, kawasan lama bisa dimanfaatkan untuk membangun lingkungan yang lebih ramah dan punya nilai tambah.

Baca Juga: Partai Keadilan Sejahtera Umumkan Susunan Pengurus yang Baru

Haemusri menegaskan, kawasan yang selama ini menjadi pusat aktivitas jual beli barang bekas, ke depannya akan difokuskan menjadi ruang publik yang bersih dan modern.

“Kita sudah tidak lagi arahkan untuk aktivitas pasar loak. Fokusnya adalah taman kota dan sarana kuliner yang mendukung aktivitas sosial masyarakat. Balikpapan Barat harus bangkit,” ujarnya.

Transformasi eks Pasar Loak Besi menjadi taman kuliner bukan hanya soal wajah kota, tapi juga strategi pemerataan pembangunan. Balikpapan Barat yang selama ini tertinggal dari segi fasilitas publik kini punya peluang menjadi kawasan yang hidup secara sosial dan ekonomi.

" Yang kita harapkan pula kepada masyarakat nanti, bukan hanya sebagai lokasi baru untuk penumpuhan ekonomi tapi juga bisa dimanfaatkan dalam kegiatan positif. Dari itu, masyarakat maupun tokoh disana diharapkan bisa pula melakukan kontrol sosial agar lingkungan tetap nyaman dan ramah bagi masyarakat dan keluarga," tutupnya.

Editor : Uways Alqadrie
#kampung baru #pemkot balikpapan #kota balikpapan