Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dukung Program MBG, Ini Tiga Lokasi Pembangunan SPPG Diajukan Pemkot Balikpapan

Dina Angelina • Rabu, 2 Juli 2025 | 13:43 WIB

 

Kepala BKAD Balikpapan Agus Budi Prasetyo
Kepala BKAD Balikpapan Agus Budi Prasetyo

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pemerintah daerah diminta memberi dukungan dalam program makan bergizi gratis (MBG). Caranya dengan menyediakan satuan penyediaan pelayanan gizi (SPPG).

Sebelumnya Sarjana Pergerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meminta Pemkot Balikpapan menyiapkan lokasi. Rencananya dilakukan pembangunan SPPG di tiga lokasi Kota Minyak.

Setiap SPPG bisa melayani 3.000-4.000 siswa. Teranyar, Pemkot Balikpapan telah mengajukan tiga lokasi kepada pemerintah pusat. Sebagai tindak lanjut pertemuan dengan SPPI pada Mei lalu.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Balikpapan Agus Budi Prasetyo mengatakan, tiga lokasi ini tersebar di beberapa wilayah. Di antaranya RSS Nelayan Manggar Baru, Perum Korpri Kilometer 7 dan Sentra Industri Kecil Somber Balikpapan Utara.

“Sementara ini tiga lokasi dulu, nanti mereka akan verifikasi lapangan untuk melihat layak atau tidak,” katanya. Dia berharap, lokasi ini bisa diterima oleh pemerintah pusat.

Apabila belum layak, pihaknya nanti akan mencari lagi lokasi pengganti lagi. “MIsalnya melihat dari sisi berapa radius jarak ke sekolah untuk pengiriman. Akses transportasi juga dipertimbangkan,” bebernya.

Misal luas lahan minimal 25x40 meter. Kemudian akses mudah terjangkau dengan lebar jalan minimal 3 meter dan tidak berkontur miring. Sehingga mudah bagi kendaraan distribusi MBG.

Dia bercerita, laporan lokasi ini diserahkan beserta titik koordinat. Pihaknya mengirim dokumen pengajuan melalui tautan. Salah satunya kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

BKAD sudah melakukan tinjauan terhadap tiga lokasi dan Pemkot Balikpapan menyetujui lokasi tersebut. “Teknis pelaporan sudah kami sampaikan, tapi tetap dari pusat yang menentukan,” sebutnya.

Lebih lanjut, nantinya lokasi lahan berstatus sistem pinjam pakai. Apabila pemerintah pusat setuju, pihaknya akan menyiapkan proses administrasi untuk peminjaman lahan.

“Sistemnya pinjam pakai tanah, mereka yang bangun,” imbuhnya. Sementara tugas Pemkot Balikpapan hanya mengusulkan saja. Catatannya dapur SPPG tidak boleh tercampur dengan kegiatan lain. (*)

Editor : Duito Susanto
#pemkot balikpapan #Makan Bergizi Gratis