BALIKPAPAN – Kepergian Ketua Kadin Balikpapan Yaser Arafat Syahril pada Rabu (16/7) dini hari meninggalkan duka yang mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga sahabat, kolega, dan masyarakat Balikpapan pada umumnya. Sosok Ketua Kadin Balikpapan sekaligus tokoh muda yang dikenal ramah dan bersahabat ini dinilai banyak pihak sebagai figur inspiratif.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan, Masrivani, mengaku merasa sangat kehilangan. Bagi Masrivani, Yaser bukan hanya rekan yang dekat, tetapi juga pribadi yang dikaguminya karena keilmuannya.
“Pertama, keluarga besar Kemenag Balikpapan tentu sangat berduka atas berpulangnya saudara kita Yaser Arafat di usia yang relatif muda. Bagi Balikpapan, ini kehilangan yang besar,” ujarnya.
Masrivani mengenang Yaser sebagai sosok istimewa, karena selain seorang pengusaha muda yang sukses, almarhum juga aktif berdakwah dengan pemahaman agama yang mendalam. “Sosok dengan dua anugerah seperti ini sulit dicari, Allah lebih cepat memanggilnya. Beliau entrepreneur sekaligus dai, punya ilmu dunia dan akhirat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kepergian Yaser di usia yang masih muda adalah takdir yang harus diterima dengan ikhlas. “Insyaallah beliau husnul khatimah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan semoga Allah menempatkan beliau di tempat terbaik,” tuturnya.
Sementara itu, mantan Wali Kota Balikpapan dua periode, Rizal Effendi, juga turut hadir melepas kepergian putra sulung Syahril Taher tersebut. Rizal mengenang Yaser sebagai salah satu kader muda potensial yang punya harapan besar untuk menjadi pemimpin Balikpapan di masa depan.
“Yaser itu salah satu tipe pemimpin masa depan yang kita dambakan. Dia punya kecerdasan, wawasan luas, pengetahuan agama yang baik, dan adab yang patut dicontoh,” ujar Rizal.
Baginya, kepergian Yaser menjadi kehilangan besar, terutama bagi para generasi muda yang menjadikan sosoknya sebagai teladan. “Ambil teladannya, terutama untuk anak-anak muda. Dia figur yang baik, jadi kepergiannya menjadi luka mendalam, bukan hanya bagi keluarga tetapi juga untuk warga Balikpapan,” pungkas Rizal.
Editor : Muhammad Ridhuan