Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Berbagai Julukan Kota Balikpapan, dari Kota Minyak, Kota Beriman, hingga Pintu Gerbang IKN

Khoirun Nisa • Jumat, 8 Agustus 2025 | 17:16 WIB

 

Potret Kota Balikpapan sebagai Kota Beriman.
Potret Kota Balikpapan sebagai Kota Beriman.

KALTIMPOST.ID, Siapa yang tak kenal dengan kota ini? Kota yang terletak di pesisir timur Kalimantan ini memiliki beragam julukan yang melekat kuat.

Sebut saja Balikpapan “Kota Minyak” hingga “Kota Beriman”. Setiap julukan bukan sekadar label, tapi cerminan dari sejarah, identitas, dan dinamika sosial yang terus berlangsung.

  1. Balikpapan: Kota Minyak (Banua Patra)

Julukan ini adalah yang paling legendaris. Balikpapan dijuluki Kota Minyak sejak masa penjajahan Belanda, tepatnya tahun 1897, bermula dari sumur minyak Mathilda.

Sumur pengeboran pertama di kawasan Gunung Komendur itu memang ditutup pada tahun 1903, namun warisan industri minyaknya terus berlanjut.

Saat ini, Balikpapan dikenal karena kilang minyak Pertamina yang menjadi salah satu pusat strategis nasional.

Industri inilah yang membuat Balikpapan tumbuh pesat sebagai kota modern dan pusat ekonomi regional.

 Baca Juga: Kerap Menampung Air Hujan, Kini GKMI Punya Wadah Air Mandiri

  1. Balikpapan Beriman: Bersih, Indah, Aman, dan Nyaman

Julukan Kota Beriman merupakan singkatan dari Bersih, Indah, Aman, dan Nyaman. Ini bukan hanya slogan, tapi prinsip tata kota yang diterapkan serius oleh Pemkot Balikpapan.

Kota ini dikenal sebagai salah satu yang terbersih di Indonesia, dengan tata ruang yang rapi dan kesadaran warga yang tinggi.

Balikpapan juga memiliki indeks keamanan yang baik. Berkat semua ini, kota ini beberapa kali meraih penghargaan Adipura dan dinobatkan sebagai kota layak huni terbaik versi beberapa lembaga nasional.

  1. Kota Pintar (Smart City)

Dalam satu dekade terakhir, Pemerintah Kota Balikpapan juga mengembangkan kota ini sebagai kota pintar (smart city).

Sistem layanan publik berbasis digital, seperti pengaduan online, CCTV kota, pemantauan lalu lintas, hingga sistem perizinan elektronik, telah memperkuat transformasi digital kota ini.

Julukan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola yang efisien, transparan, dan modern.

  1. Pintu Gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN)

Dengan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Balikpapan kini mendapat julukan baru: Pintu Gerbang IKN.

Letaknya yang strategis—berseberangan langsung dengan wilayah IKN, serta memiliki Bandara Internasional Sepinggan dan Pelabuhan Semayang—menjadikan Balikpapan sebagai kota penyangga utama ibu kota baru Indonesia.

Peran ini membuka potensi ekonomi, investasi, dan pertumbuhan penduduk yang luar biasa bagi kota ini di masa mendatang.

  1. Kota Multikultural dan Layak Huni

Meski tak selalu disebut secara resmi, Balikpapan juga kerap dijuluki sebagai kota yang toleran dan kota layak huni.

Hal ini karena masyarakatnya berasal dari beragam suku dan agama, namun hidup berdampingan secara harmonis.

Terdapat komunitas Jawa, Bugis, Banjar, Toraja, Dayak, Minang, hingga Tionghoa yang berkontribusi membentuk wajah kota yang plural dan terbuka.

 Baca Juga: 5 Musisi Top Ini Izinkan Lagunya Diputar Gratis di Kafe, Tanpa Takut Kena Royalti!

Julukan-julukan Balikpapan bukan sekadar sebutan kosong. Masing-masing membawa makna mendalam yang merepresentasikan karakter kota: sebagai pusat industri (Kota Minyak), sebagai kota layak huni (Beriman), sebagai kota modern (Smart City), hingga sebagai bagian penting dalam masa depan Indonesia (Pintu Gerbang IKN).

Dengan sejarah kuat dan potensi besar, Balikpapan terus melangkah sebagai kota yang membanggakan—bukan hanya bagi warga lokal, tapi juga Indonesia secara keseluruhan. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#IKN #sejarah Kota Minyak #Julukan Kota Balikpapan #Kota Beriman #Pintu Gerbang IKN #balikpapan