KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen untuk menjaga produktivitas pelaku UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan Heruressandy Setya Kesuma menyampaikan pentingnya dukungan, pembinaan, dan inovasi bagi UMKM di tengah persaingan yang ketat.
Hal itu diutarakannya dalam acara Temu Kemitraan Usaha Mikro 2025, Rabu (13/8/2025) di BSCC-Dome. “DKUMKMP perlu melakukan kemitraan sebagai salah satu kunci keberhasilan UMKM yang kemitraannya bukan hanya sekadar hubungan bisnis, melainkan juga wadah berbagi pengetahuan, sumber daya dan peluang untuk tumbuh bersama,” ucapnya.
Kemitraan antara UMKM dan stakeholder diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk dan layanan. Pertemuan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman serta memperkuat kerja sama antara perusahaan dan UMKM.
DKUMKMP Balikpapan mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam pengembangan UMKM, termasuk melalui program CSR dari berbagai perusahaan.
“Saat ini terdapat sekitar 87.739 UMKM yang terdaftar di sistem OSS DPMPTSP Balikpapan, dengan harapan dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk menjalin hubungan kerja sama yang saling menguntungkan demi mendorong perekonomian daerah dan nasional. Diikuti 62 UMKM yang sudah lolos kurasi dan punya legalitas yang cukup. (*)
Editor : Ery Supriyadi