Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sisa 70 Persil Tanah Menunggu Sertifikasi BPN, Pemkot Balikpapan Optimalkan Aset Daerah Genjot PAD

Dina Angelina • Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:44 WIB

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo. (ANGGI PRADITHA/KP)
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo. (ANGGI PRADITHA/KP)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan berencana memanfaatkan aset daerah secara optimal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Itu salah satu cara mengurangi ketergantungan dana transfer daerah.

Mulai dari inventarisasi dan penataan aset daerah secara menyeluruh. Kemudian sertifikasi aset optimasi pemanfaatan lahan dan bangunan. Beberapa waktu lalu dilakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Ini untuk mempercepat pemanfaatan aset. Alhamdulillah dari total 140 persil, saat ini yang sudah selesai sertifikasi 70 persil,” kata Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo. Dia berharap sisanya 70 persil bisa selesai proses sertifikasi dalam waktu dekat. “Selanjutnya kami bisa membangun kerja sama pemanfaatan aset yang produktif sesuai ketentuan peraturan perundangan,” ucapnya.

Baca Juga: Ini Strategi Balikpapan Lepas Ketergantungan dari Pendapatan Transfer; Perkuat Peran Kota MICE

Tepatnya membuka peluang kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) terkait aset tersebut. “Ini menjadi salah satu sumber pendapatan sah yang dapat menopang kemandirian fiskal kota,” sebutnya.

Dia menjelaskan, KPBU dapat meningkatan pendapatan daerah. Contoh keberadaan Hotel Novotel yang berdiri di atas aset milik Pemkot Balikpapan. Alternatif pendanaan melalui KPBU sudah dimulai sejak tiga tahun lalu yakni pengelolaan TPA Manggar.

Baca Juga: Cakupan Program CKG di Balikpapan Capai 85,97 Persen, Waspada Diabetes dan Hipertensi pada Anak

“Rencananya KPBU juga dilakukan untuk penyediaan air baku dan pembangunan depo kontainer,” tuturnya. Seperti diketahui, Pemkot Balikpapan memiliki aset di Kariangau dengan luas sekitar 60 hektare.

Strategi lainnya dengan mengoptimalkan Perusda Manuntung Sukses. Saat ini terus mengembangkan lini bisnis. Pihaknya akan mengawal poin mana saja yang bisa memberi kontribusi PAD dengan cepat. “Kami berharap perusahaan ini bisa mendatangkan kontribusi dari program jangka pendek,” tuturnya. Seperti program pasar pengendali yang bersifat jangka pendek. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#dana transfer ke daerah #dana transfer daerah #Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo #pendapatan asli daerah (PAD)