KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Proses penyelidikan insiden kebakaran tempat hiburan malam (THM) Round Walker Balikpapan yang menewaskan satu karyawan terus berlanjut. Polisi menghimpun informasi dari berbagai pihak.
“Semua faktor tengah ditelusuri, penyelidikan sedang berjalan, termasuk menyelidiki aspek keselamatan THM tersebut,” ungkap Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, Rabu (3/9/2025).
Kebakaran berlokasi di kawasan Ruko Balikpapan Permai, Jalan Jenderal Sudirman, sekitar pukul 04.30 Wita, Senin (1/9/2025) menewaskan Fauzan Adi Syaputra (22). Korban terjebak di dalam saat kobaran api dan asap tebal mengepul. Saat kejadian, pengunjung dan karyawan lain sudah berusaha keluar.
Selain penyelidikan, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kepatuhan pengelola tempat hiburan malam terhadap standar keamanan, termasuk ketersediaan jalur evakuasi dan sarana proteksi kebakaran.
Korban bekerja sebagai bartender. Meski sempat mendapat pertolongan, nyawanya tidak tertolong akibat terjebak saat kobaran api membesar.
Dengan adanya korban jiwa, kasus ini menjadi perhatian serius dan diharapkan menjadi evaluasi bagi seluruh pengelola tempat hiburan malam di Balikpapan. Agar lebih memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan pengunjung maupun pekerja
Kepolisian masih mendalami sejumlah temuan untuk mengidentifikasi sumber api serta kemungkinan adanya faktor kelalaian atau masalah teknis pada instalasi listrik di lokasi. Sejumlah saksi tengah dihimpun keterangannya, karyawan, manajemen THM, serta warga sekitar. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo