Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Keanggotaan Perpustakaan Balikpapan Tembus 52 Ribu, Tanda Minat Baca Ikut Meningkat?

Khoirun Nisa • Senin, 15 September 2025 | 10:58 WIB
Kunjungan sekolah ke perpustakaan.
Kunjungan sekolah ke perpustakaan.

KALTIMPOST.ID, Perpustakaan di era modern menghadapi tantangan ganda. Di satu sisi, ia harus bersaing dengan gempuran informasi instan dari gawai dan media sosial.

Di sisi lain, dan yang lebih rumit, adalah bagaimana sebuah perpustakaan menjadi tulang punggung peningkatan minat baca masyarakat yang menjadi PR bagi Indonesia sejak lama.

Di Kota Balikpapan, tren literasi sebetulnya sedikit menggembirakan. Jumlah kunjungan terus meningkat dari tahun ke tahun, begitu pula jumlah keanggotaan. 

Keanggotaan perpustakaan di Kota Balikpapan mengalami peningkatan pada tahun 2024. Berdasarkan data publikasi BPS melalui Kota Balikpapan dalam Angka 2025, jumlah anggota tercatat sebanyak 52.662 orang, naik 5,3 persen dari 50.009 orang di tahun 2023.

Kenaikan ini menunjukkan adanya pertumbuhan partisipasi, namun apakah ini benar-benar mencerminkan peningkatan minat baca masyarakat?

Naik Cuma 5 Persen

Pertumbuhan keanggotaan sebanyak 2.653 orang dalam setahun merupakan perkembangan yang positif. Namun, kenaikannya sangat kecil. Hanya 5,3 persen dalam setahun.

Bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Kota Balikpapan yang lebih dari 700 ribu jiwa, angka ini masih sekitar 7% dari total populasi. Masih jauh dari seperempat bahkan separuhnya.  

Anggota Perempuan Mendominasi

Satu hal yang menarik adalah dominasi perempuan dalam keanggotaan perpustakaan, yang mencapai 34.818 orang dibandingkan laki-laki sebanyak 17.844 orang.

Fenomena ini terjadi di semua kategori usia, menunjukkan perempuan di Balikpapan lebih aktif berpartisipasi dalam ekosistem literasi formal.

Rincian Data Anggota Perpustakaan

Jika dirinci, sebaran anggota per kategori pada 2024 adalah sebagai berikut:

Namun, ada sebuah anomali yang sangat menarik dari rincian di atas. Kategori anggota SLTA/SMA (5.467 orang) justru menjadi yang paling sedikit, bahkan lebih rendah dari jumlah karyawan dan anak-anak TK/SD.

Hal ini dipengaruhi meningkatnya tren kunjungan sekolah-sekolah ke perpustakaan utamanya untuk kalangan TK dan Paud. Sehingga tak heran jika jumlahnya lebih banyak.

Ketimpangan Anggota dan Kunjungan

Tantangan terbesar bagi Perpustakaan Balikpapan kini terlihat jelas. Meskipun total anggota mencapai 52.662 orang, data kunjungan harian sepanjang 2024 menunjukkan rata-rata hanya sekitar 229 orang per hari.

Kesenjangan besar antara puluhan ribu anggota pasif dengan ratusan pengunjung aktif inilah yang harus menjadi fokus utama.

Jumlah anggota perpustakaan yang menembus 52.662 orang adalah kabar baik yang patut diapresiasi. Namun, ini barulah langkah pertama.

Budaya literasi yang sejati terlihat dari seberapa aktif anggota tersebut memanfaatkan perpustakaan untuk belajar dan berbagi ilmu, bukan hanya dari angka di kartu pendaftaran. (*)

Editor : Almasrifah
#perpustakaan #minat baca #Keanggotaan perpustakaan #balikpapan #kunjungan